Belum 'mati', ini penampakan generasi baru Google Glass
Google Glass 2.0 didesain spesial untuk dunia industri
Proyek Google Glass ternyata masih belum sepenuhnya dihentikan oleh Google. Diketuai oleh Tony Fadell, Google berupaya mengembangkan Google Glass generasi baru yang nantinya bakal dipasarkan secara eksklusif.
Google Glass 2.0 sudah didaftarkan ke Federal Communication Commission (FCC), mirip Dirjen Postel di Indonesia. Kacamata cerdas ini sengaja didesain sebagai 'Enterprise Edition' alias versi yang bakal dijual untuk perusahaan atau industri yang membutuhkannya.
Tentu, Google Glass untuk dunia industri hadir dengan spesifikasi yang lebih mumpuni. Kaca mungil di Google Glass menjadi lebih besar, serta terdapat prosesor Intel Atom untuk performa yang lebih cepat. Google juga menambahkan teknologi Wi-Fi 5GHz agar aktivitas streaming video bisa dilakukan tanpa kendala.
Mengingat ditujukan untuk para pekerja baik indoor atau outdoor, Google Glass 2.0 hadir dengan bodi yang lebih kuat dan bisa dilipat agar mudah disimpan di mana saja. Sayangnya, secara keseluruhan, desain Google Glass 2.0 tidak jauh berbeda dari pendahulunya.
Walaupun Google disebut sudah melakukan uji coba terhadap kacamata cerdas ini, perusahaan Sergey Brin itu masih belum ada niatan untuk meluncurkannya ke pasar. Dan yang paling membuat penasaran adalah soal harga, apakah Google akan menjualnya semahal Google Glass pertama yang mencapai Rp 20 jutaan?
Sumber: Mashable
Baca juga:
Google Glass bantu dokter membuka penyumbatan darah pasien
Mirip Google Glass, bando ini bisa hasilkan foto dan video
Mulai dilupakan, nasib Google Glass di ujung tanduk
Polisi lalu lintas di Dubai dilengkapi dengan Google Glass
Terungkap, korban kecanduan Google Glass pertama