LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Batal jabat Komisaris, Badrodin Haiti jadi penasihat senior Grab

Batal jabat Komisaris, Badrodin Haiti jadi penasihat senior Grab. Grab Indonesia akhirnya buka suara pasca keputusan pembatalan Komisaris Utama Badrodin Haiti. Sebagaimana diketahui, sebelumnya Grab Indonesia telah menunjuk mantan Kapolri tersebut untuk duduk sebagai Komisaris Utama.

2017-02-21 09:56:00
GrabCar
Advertisement

Grab Indonesia akhirnya buka suara pasca keputusan pembatalan Komisaris Utama Badrodin Haiti. Sebagaimana diketahui, sebelumnya Grab Indonesia telah menunjuk mantan Kapolri tersebut untuk duduk sebagai Komisaris Utama. Namun tak lama kemudian, dia menyatakan mundur. Alasannya, karena lebih dahulu ditunjuk oleh PT Waskita Karya menjadi Presiden Komisaris.

"Ternyata ada ketentuan korporasi di kementerian BUMN tidak boleh rangkap jabatan Presiden Komisaris di perusahaan swasta. Jadi dengan persetujuan Grab saya telah mengurungkan pengangkatan saya sebagai Presiden Komisaris Grab," kata Badrodin kepada Merdeka.com melalui pesan singkatnya.

Sebab alasan itulah, Grab akhirnya menghormati keputusan dan peraturan yang ada di Kementerian BUMN untuk tidak melanjutkan pengangkatan Badrodin Haiti menjadi Komisaris Utama. Artinya, posisi Komisaris Utama Grab Indonesia masih kosong.

Advertisement

"Tentunya Grab Indonesia dan Bapak Badrodin Haiti akan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku dan sepakat untuk melakukan penyesuaian dan reposisi yang diperlukan. Bapak Badrodin Haiti secara pribadi akan tetap mendukung Grab Indonesia untuk maju dan semakin berkembang di Tanah Air sebagai Senior Advisor untuk Grab Indonesia," ujar manajemen Grab Indonesia melalui keterangan resminya, Selasa (21/2).

Badrodin sendiri selain pernah memangku jabatan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak April 2015 sampai Juli 2016, dia juga menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian pada Maret 2014 hingga April 2015.

Badrodin menyelesaikan pendidikannya di Akademi Kepolisian (AKPOL) pada 1982 dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1989. Sebelum menduduki dua posisi teratas di Kepolisian Republik Indonesia, Badrodin pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah di empat provinsi yaitu Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Jawa Timur.

Advertisement

Baca juga:
Unilever punya akun resmi di Tokopedia
3 Aspek finansial yang harus dikuasai kalau ingin bikin startup!
Grab caplok startup Kudo?
Ribuan kreator jadi bagian dari program We-Media UCWeb
Masyarakat bisa laporkan pelanggaran Pilkada di Qlue
Kota Malang gelar Gerakan 1000 Startup Digital, banyak ide unik!
Cermati dapat pendanaan Seri A dari Orange Growth Capital

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.