LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Bahaya mengintai dibalik roket raksasa buatan NASA

Peluncuran roket terbesar buatan NASA diklaim mampu hancurkan bangunan di sekitarnya

2014-08-22 12:00:00
NASA
Advertisement

Cita-cita manusia untuk bisa menginjakkan kaki di planet Mars mulai mendekati kenyataan. NASA telah memulai pembangunan sebuah roket raksasa untuk membawa manusia ke Mars. Namun, akibat dari ukurannya yang sangat besar, peluncuran dari roket tersebut diprediksi menimbulkan kerusakan yang parah.

Ukuran akhir dari roket SLS (Space Launch System) yang tengah dibangun akan mencapai 117 meter dengan tenaga dorong hingga 9,2 juta pounds of trust (satuan untuk tenaga roket). Dengan tenaga sebesar itu, getaran yang dihasilkan diperkirakan akan sangat berbahaya.

NASA sendiri telah melakukan eksperimen dengan membuat versi mini '5 persen' dari roket SLS. Hasilnya, energi yang dikeluarkan dari roket purwarupa tersebut berpotensi membahayakan personel NASA yang berada di dekat landasan peluncuran. 

Advertisement

Celakanya, semburan energi yang keluar saat versi utuh SLS lepas landas bisa menghasilkan getaran dan suara yang sangat keras. Saking kerasnya, suara tersebut mampu merusak bangunan di sekitarnya. Para astronot yang berada di dalam roket juga tidak luput dari ancaman ketulian atau bahkan lebih parah.

Untuk menanggulangi hal tersebut, NASA juga mengembangkan alat peredam suara khusus yang akan dipasangkan pada SLS. Peredam suara itu diharapkan bisa mengurangi suara yang dikeluarkan dari 4 mesin roket hasil pengembangan dari tahun 1981 hingga 2011, Daily Mail (21/08).

Semua pembangunan roket, alat peredam, hingga sistem pengendali baru dari roket SLS memang tengah dikebut oleh NASA. Mengingat Badan Antariksa Amerika tersebut hanya memiliki sisa waktu 2 tahun sebelum roket tersebut masuk tahap tes terbang pertama tahun 2017 nanti.

Advertisement
(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.