LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Awas, ada penyusup bitcoin di software bajakan

Awas, ada penyusup bitcoin di software bajakan. Booming mata uang digital, makin membuat penjahat siber yang concern terhadap hal itu semakin menggila. Mereka seperti kesetanan dengan menyusupi ke software-software bajakan. Tujuannya tentu untuk menambang uang digital, Kripto.

2017-12-28 11:41:00
Teknologi
Advertisement

Booming mata uang digital, makin membuat penjahat siber yang concern terhadap hal itu semakin menggila. Mereka seperti kesetanan dengan menyusupi ke software-software bajakan. Tujuannya tentu untuk menambang uang digital, Kripto.

Efeknya bila terkena, maka desktop yang telah diinstal software bajakan itu akan dipaksa menambang mata uang digital. Hal itu diutarakan oleh seorang analis malware dari Kaspersky Lab, Alexander Kolesnikov.

“Meskipun tidak dianggap berbahaya, software mining mampu mengurangi kinerja dari perangkat, yang pasti mempengaruhi pengalaman online para pengguna secara umum,” katanya.

Advertisement

Keadaan ini, menurutnya, karena pasar mata uang kripto yang terus berkembang secara pesat. Terlebih, dengan bertambahnya jumlah serta nilai investasi yang sangat besar membuat penjahat siber makin beringas. Jauh sebelum booming Kripto, sejatinya hal itu telah diprediksikan di tahun lalu.

Prediksi itu melihat kembalinya penggunaan software mining di tengah semakin populernya Zcash. Zcash merupakan salah satu jenis mata uang digital yang sama dengan bitcoin. Barulah selang setahun kemudian, para penambang bermunculan dimana-mana. Penjahat menggunakan alat dan teknik yang berbeda, seperti aksi rekayasa sosial atau dengan memanfaatkan cracked software, untuk menginfiltrasi PC sebanyak mungkin.

Setelah dipasang, para penambang secara diam-diam mengoperasikan komputer korban, menghasilkan mata uang kripto bagi para penjahat. Menurut penelitian Kaspersky Lab, dalam kebanyakan kasus mereka menggunakan perangkat lunak proyek NiceHash, yang baru-baru ini mengalami pelanggaran keamanan siber yang cukup besar sehingga mengakibatkan pencurian mata uang kripto senilai jutaan dolar. Beberapa korban bahkan terhubung pada mining pool dengan nama yang sama.

Advertisement

Selain itu, para ahli juga menemukan bahwa beberapa penambang memiliki fitur khusus yang memungkinkan penggunanya mengubah nomor dompet, pool ataupun penambang dari jarak jauh. Ini berarti penjahat bisa setiap saat menetapkan tujuan lain bagi mata uang kripto dan dengan demikian mengatur pendapatan mereka dengan cara mendistribusikan hasil penambangan antar dompet, atau bahkan membuat komputer korban bekerja untuk mining pool yang lain.

Lantas, bagaimana cara mencegahnya? Kata Alexander, satu-satunya cara mencegah hal itu adalah dengan mengunduh perangkat lunak yang legal alias bukan yang bajakan. Dengan cara itu, desktop tak akan terjangkit penjahat penambang bitcoin.

Baca juga:
Haven, aplikasi keamanan baru besutan Edward Snowden
Hei, pengguna BlackBerry! WhatsApp 'ceraikan' BB OS dan BB 10 per 31 Desember 2017
Masa liburan akhir tahun, Indosat Ooredoo tingkatkan kapasitas jaringan
XL klaim total jumlah BTS 100 ribu tersebar di seluruh negeri
Tahun kegagalan Snapchat
Korea Utara diduga dalang kasus pencurian bitcoin
Benarkah mengangkat hape ke udara bisa menambah sinyal seluler?

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.