LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Asteroid raksasa ini semburkan air ke ruang angkasa

Bumi ternyata bukan satu-satunya benda angkasa yang mengandung air di dalamnya

2014-01-28 07:56:00
Astronomi
Advertisement

Sekelompok peneliti dari ESA European Space Astronomy Center, di Spanyol, telah mendeteksi sebuah asteroid raksasa yang mengorbit dengan menyemburkan uap air ke ruang angkasa.

Temuan ini sangat penting untuk penelitian lebih lanjut tentang berbagai kondisi di mana air dapat muncul dan bertahan dalam berbagai bentuk di seluruh alam semesta.

Asteroid bernama Ceres ini sendiri memiliki ukuran yang besar. Berdasarkan lansiran Softpedia (25/1), diperkirakan asteroid ini memiliki diameter sekitar 950 kilometer. Selain itu, Ceres miliki bentuk bulat seperti planet-planet yang ada di tata surya. Jika dibandingkan, maka bentuk asteorid ini hampir menyerupai Planet Pluto.

Advertisement

Menurut perkiraan beberapa peneliti, Ceres mungkin memiliki interior berlapis yang terdiri dari lapisan inti, mantel, dan kerak. Kemungkinan air ini berasal dari lapisan mantel luar yang dapat mengganti lapisan kerak yang terdiri dari lapisan es.

"Ini adalah pertama kalinya air berhasil terdeteksi di sebuah sabuk asteroid, hal ini juga menjadi bukti bahwa Ceres memiliki permukaan es," kata salah satu peneliti, Michael ESAC Kuppers.

Berdasarkan lansiran tersebut, tim peneliti yang dibantu dengan teknologi dari European Space Agency's Herschel Space Observatory untuk proses pengamatan Ceres ini juga mampu menemukan jika Ceres mengorbit dengan menyemburkan uap air ke ruang angkasa.

Advertisement

"Kami memperkirakan ada sekitar 6 kg uap air yang diproduksi per detik, jumlah tersebut hanya membutuhkan sebagian kecil dari kandungan es yang menutupi permukaan Ceres," tambah peneliti utama dari Herschel asteroid dan komet Program observasi MACH - 11, Laurence O'Rourke.

(mdk/dzm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.