Analis: Microsoft seharusnya lepas Xbox dan Bing
Hal ini dikarenakan keduanya tak memberikan keuntungan yang signifikan.
Meskipun sudah mengeluarkan produk barunya, Xbox One, analis memperkirakan hal ini tak akan memberikan keuntungan bagi Microsoft. Oleh karenanya, Rick Sherlund dari Nomura Equity Research menyarankan agar microsoft segera saja melepas Xbox dan Bing.
Seperti yang dilansir oleh PC World (28/5), hal ini dikarenakan tak adanya kepastian dari masa depan yang dipegang oleh Xbox dan Bing. Diperkirakan, keduanya tak akan bisa berbicara banyak dalam neraca keuangan Microsoft.
Hal ini sendiri didukung oleh beberapa data dari laporan pendapatan Microsoft akhir Maret lalu. Disebutkan, Bing yang tergabung dalam divisi layanan online mengalami kerugian yang terjadi secara terus menerus.
Sementara itu, untuk Xbox sendiri meskipun menjanjikan keuntungan, bisa dibilang jumlahnya tak sebanding. Diperkirakan, uang yang dihasilkan dari bisnis Xbox tak seberapa besar jika dibandingkan dengan uang dari bisnis Server dan Tools, Windows, dan Office.
Selain itu, Shelund sendiri menganggap bahwa Microsoft juga lebih cocok untuk membidangi produksi perangkat lunak saja, bukan perangkat keras seperti Xbox. Disarankan produk ini sebaiknya dijual kepada yang sudah pengalaman seperti Samsung.
Sementara, untuk Bing sendiri bisa ditawarkan kepada Facebook atau Yahoo!. Namun, penawarannya ini tak harus diberikan secara penuh, bisa saja Yahoo! atau Facebook yang mengerjakan pengembangannya sehingga keuntungan dari Bing masih bisa dinikmati oleh Microsoft.
(mdk/nvl)