LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Amerika Serikat coret nama Kaspersky

Amerika Serikat coret nama Kaspersky. Nama Kaspersky mendadak santer di banyak media massa luar negeri. Hal ini lantaran pemerintah Amerika Serikat telah menghapus nama vendor layanan keamanan internet tersebut untuk penawaran proyek teknologi informasinya.

2017-07-14 12:39:00
Teknologi
Advertisement

Nama Kaspersky mendadak santer di banyak media massa luar negeri. Hal ini lantaran pemerintah Amerika Serikat telah menghapus nama vendor layanan keamanan internet tersebut untuk penawaran proyek teknologi informasinya.

Alasannya, pemerintahan yang dipimpin Donald Trump khawatir vendor asal Rusia itu memata-matai segala kegiatan Amerika Serikat sekaligus menjadi jalur yang dipakai Kremlin masuk ke jaringannya.

Seperti yang dilaporkan Ubergizmo dan Reuters, Kamis (13/7), keyakinan badan intelijen negeri Paman Sam meyakini Kaspersky memiliki hubungan cukup erat dengan badan intelijen Rusia. Mereka pun menduga keterlibatan Kaspersky pada serangan cyber ke Amerika Serikat.

Advertisement

Menurut juru bicara pemerintah Amerika Serikat, keputusan menghapus nama Kaspersky sudah melalui serangkaian pertimbangan dengan penuh kehati-hatian oleh pihak General Services Administration (GSA). GSA merupakan lembaga yang menangani seluruh kontrak pengadaan barang dan jasa federal Amerika Serikat.

“Kontrak-kontrak kami benar-benar menggunakan rantai suplai yang telah melewati proses manajemen risiko. Sudah menjadi prioritas GSA untuk menjaga integritas dan keamanan sistem dan jaringan pemerintahan,” ujar juru bicara tersebut.

Pihak Kaspersky sendiri telah menanggapi kabar dilarangnya mereka di AS. Dalam sebuah pernyataan, pihak Kaspersky Lab mengaku belum menerima kabar dari pihak GSA maupun lembaga pemerintah AS lainnya terkait status vendornya.

Advertisement

“Kaspersky Lab tidak memiliki hubungan dengan pemerintah, dan perusahaan tidak pernah membantu, tidak akan membantu, setiap pemerintah di dunia dengan upaya spionase cyber,” kata pihak Kaspersky.

Baca juga:
Intel rilis prosesor terbaru Xeon Scalable
Vivo V5s Matte Black meluncur dibanderol harga Rp 3,5 jutaan
Belleza 3 dongkrak pangsa pasar lemari es Polytron
Wakapolri kaget teknologi Polri sudah jauh ketinggalan zaman
7 Misteri peradaban Mesir kuno yang ternyata miliki teknologi maju!
RED Hydrogen One: smartphone super canggih dengan layar 'holografik'
Mobil robot polisi Dubai bisa kenali pelaku kejahatan

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.