LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Alih-alih pindah ke Grab, driver Uber gabung ke startup lokal ANTERIN

Alih-alih pindah ke Grab, driver Uber gabung ke startup lokal ANTERIN. Pasca Uber menjual seluruh aset bisnisnya di Asia Tenggara, para driver dari startup ride-sharing asal AS tersebut diharapkan untuk 'hijrah' ke Grab. Namun meski direkomendasikan untuk berpindah, para driver lebih memilih pindah ke perusahaan lain.

2018-04-01 07:00:00
Digital Startup
Advertisement

Pasca Uber menjual seluruh aset bisnisnya di Asia Tenggara, para driver dari startup ride-sharing asal AS tersebut diharapkan untuk 'hijrah' ke Grab. Namun meski direkomendasikan untuk berpindah, para driver lebih memilih pindah ke perusahaan lain.

Pada faktanya, mekanisme migrasi sopir Uber ke Grab tidaklah mudah. Hal ini menjadi biang penolakan driver Uber untuk bergabung dengan startup yang berbasis di Singapura tersebut.

"Kalau mereka yang loyal sama Uber itu sepertinya tidak akan pindah ke dua kompetitor ojek online yang lain," ujar Heru (49), Pembina Solidaritas Uber Motor Indonesia (SUMI).

Advertisement

Heru mengungkap, sekarang sudah ada sekitar 10.000 sopir Uber kompak berbondong-bondong untuk pindah ke aplikasi transportasi lokal baru bernama Anterin.

Ya, aplikasi ini adalah aplikasi transportasi terbaru yang sebelumnya belum pernah ada di era Go-Jek, Grab, Uber.

"Mungkin yang loyal itu akan mau bangun Anterin jadi pemain baru dan punya banyak daya saing sepeninggal Uber," sahut Heru.

Advertisement

Selain itu, Tekno Liputan6.com juga sempat mengumpulkan informasi dari beberapa sopir Uber di lapangan. Saat diajak berbincang mengenai akuisisi Grab, para sopir ternyata belum sepenuhnya yakin untuk pindah.

"Grab saingannya banyak," ujar Agus, salah satu sopir. Ia juga sempat membandingkan tarif dengan Go-Jek yang lebih tinggi.

Apa itu Anterin?
Anterin, aplikasi yang didominasi warna biru ini mengangkat tagline "Bebaskan Pilihanku". Co-founder Anterin, Uki Utama, menjelaskan kalau Anterin adalah aplikasi transporting market place pertama di dunia yang memungkinkan ojek online memilih dan menentukan berapa harga yang sepantasnya mereka bayar.

"Mereka bisa memilih secara spesifik jenis kendaraan yang sesuai dengan kebutuhannya, dan memilih pengendara favorit yang membuatnya nyaman sepanjang perjalanan," kata Uki.

Pada saat yang sama, CEO dan co-founder Anterin Imron Hamzah, juga mengklaim kalau transportasi adalah solusi penting untuk kota pintar yang mandiri di masa depan.

"Karenanya, Anterin adalah besutan teknologi digital dan aplikasi mobile yang mumpuni dan merupakan karya bangsa kita, juga dibangun dengan modal sendiri dari anak-anak muda Indonesia," ungkap Imron.

Anterin didirikan sejak 2015 dan akan mengaspal mulai April 2018. Saat ini, aplikasi Anterin sudah tersedia di toko aplikasi Android, Google Play Store.

"Aplikasi Anterin sudah ada dari 2015. Jaketnya beda sendiri, berwarna biru. Makanya sekarang mau kita bangun dan populerkan. Anterin ini produk nasional negeri kita," ujar Heru.

Anterin sendiri memberi pernyataan bahwa sudah ada 50.000 driver yang siap jadi mitra. Pertemuan dengan antara Anterin dan Uber pun akan segera melancarkan naiknya salah satu startup ride-sharing ini menantang yang sudah ada. Direncanakan, pertemuan antara Anterin dan perwakilan driver Uber dilaksanakan hari ini (1/4).

Sumber:Liputan6.com

Baca juga:
Wasekjen Gerindra sebut ekonomi digital ala Jokowi percuma, ini kata Kemnaker
Ini deretan anak muda Indonesia yang masuk daftar '30 Under 30' dari Forbes
Inspirasi Silicon Valley bagi Karapan, sang juara e-agriculture dari The NextDev 2017
Gandeng Ideafest, The Nextdev 2018 disebut akan lebih banyak peminat
Caplok Uber di Asia Tenggara, KPPU minta Grab lapor
Rayakan hari jadi, JD.ID gelar Onlinepedia 3.28
Dapat insight Google, Growpal mantap pilih progressive web apps daripada mobile apps

Liputan6.com

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.