Alfamart sedang persiapkan diri jadi pemain market place
Alfamart sudah menggelontorkan dana guna membangun infrastruktur TI dan platform e-commerce
Alfamart nampaknya mulai melirik ranah bisnis e-commerce. Maklum, bisnis tersebut kini sedang naik daun lantaran terus digemborkan potensinya. Sebagai perusahaan terbuka, sudah barang tentu mereka akan melakukan segala daya dan upaya untuk bisa menjadi bagian dari ekosistem e-commerce.
Diakui Direktur IT Alfamart, Himawan Setiadi, pihaknya masih dalam proses membangun ulang infrastruktur TI nya guna membuka market place.
"Sejak tahun lalu, kami sudah mulai menyiapkan segala bentuk infrastrukturnya, salah satunya dari segi IT," ujarnya seusai acara penandatangan kerja sama Alfamart dengan XL di Grha XL, Jakarta, Senin (7/3).
Dia pun mengatakan, keseriusan emiten berkode AMRT ini, dibuktikan dengan dengan digelontorkan 20 persen dana dari pendapatannya selama tiga tahun dari tahun 2015 lalu untuk membangun infrastruktur TI dan platform e-commerce. Sebelumnya, Alfamart sudah memiliki penjualan online yakni Alfaonline.
Namun, karena tak ingin mandeg di sisi itu saja, mereka pun melakukan ekspansi. Sayangnya, model ekpansinya dengan akan membuat market place, belum bisa diceritakan secara gamblang.
"Kami belum bisa pastikan kapan market place tersebut akan di rilis. Untuk konsep market placenya sendiri, kami juga belum bisa bicara banyak," terangnya.
Baca juga:
Bos OLX ditanya soal pesaing: Kami masih yang tercepat!
Disuntik USD 5 juta dari MNC Group, KerjaDulu tegaskan bakal agresif
Penjual di Tokopedia tawarkan materai 6.000 seharga Rp 2.000
Soal e-commerce, Menkominfo harap Indonesia tak hanya jadi pasar
Enam kebijakan ini diyakini bisa tumbuhkan ekonomi digital