LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Ada tombol darurat baru di Grab, bagaimana kerjanya?

Sebelum menggunakan tombol darurat ini, konsumen lebih dulu diminta mendaftarkan 3 nomor yang dipercaya sebagai kontak darurat

2018-05-21 15:31:55
Grab
Advertisement

Keamanan konsumen selalu menjadi persoalan yang klasik bagi perusahaan-perusahaan ride hailing seperti Grab dan Go-Jek. Tak heran bila mereka memiliki segudang langkah untuk mengatasi hal itu.

Misalnya saja Grab. Perusahaan asal Malaysia ini baru saja meluncurkan fitur tombol darurat terbaru serentak di seluruh area kerja Grab, termasuk juga di Indonesia.

“Bagi Grab keamanan adalah hal yang paling utama. Kami memiliki visi dan misi antara lain menjadikan aman dalam bertransportasi dengan teknologi, kemudahan akses, dan taraf hidup. Jelas dari hal itu saja sudah menggambarkan bagaimana keamanan kami prioritaskan,” kata Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, saat acara konferensi pers di kantornya, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta, Senin (21/5).

Advertisement
Grab ©2018 Merdeka.com


Dilanjutkannya, sebelum menggunakan tombol darurat ini, konsumen lebih dulu diminta mendaftarkan 3 nomor yang dipercaya sebagai kontak darurat misalnya saja keluarga terdekat. Setelah mendaftarkan 3 nomor kontak darurat itu, 3 orang tersebut akan menerima notifikasi yang menyebutkan telah dijadikan sebagai nomor darurat.

“Jadi benar-benar itu juga diketahui oleh si penerima kontak darurat,” jelasnya.

Dengan fitur tombol darurat terbaru, kontak darurat milik para penumpang akan menerima pesan teks yang dikirimkan oleh Grab yang berisi instruksi untuk segera menghubungi penumpang atau menghubungi pihak berwenang terdekat berdasarkan tautan ‘Share My Ride’ yang juga secara otomatis dibagikan melalui pesan teks.

Advertisement

“Pesan teks ini akan dikirimkan secara otomatis ketika penumpang menekan tombol SOS atau ketika perjalanan yang tidak biasa terdeteksi oleh sistem Grab,” ungkap Ridzki.

Untuk saat ini, fitur tersebut baru bisa dinikmati di 7 wilayah, antara lain Jakarta, Jawa Barat, Medan, Makassar, Palembang, Lampung, dan Manado. Selanjutnya, diklaim Ridzki akan terus dikembangkan hingga ke kota-kota lain.

(mdk/ara)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.