4 Tahun Beroperasi, Sribu sebut Raih Pendapatan Lebih dari 2 Kali Lipat
Sribu, startup lokal yang bergerak di bidang penyediaan jasa solusi konten dan pemasaran digital berbasis crowdsourcing, memasuki tahun kedelapan.
Sribu, startup lokal yang bergerak di bidang penyediaan jasa solusi konten dan pemasaran digital berbasis crowdsourcing, memasuki tahun kedelapan. Di usianya saat ini, Sribu makin memantapkan bisnisnya setelah sebelumnya berhasil membukukan peningkatan pendapatan hingga lebih dari dua kali lipat selama 4 tahun terakhir dari 2014 hingga 2018 serta memperoleh kepercayaan investor dengan berhasil memperoleh tiga kali pendanaan.
Founder dan CEO Sribu, Ryan Gondokusumo mengatakan, berdirinya Sribu pada saat itu melihat peluang bisnis berbasis online sedang mulai berkembang. Kebutuhan jasa pembuatan content marketing seperti desain semakin tinggi.
"Kendalanya adalah pebisnis tidak memiliki referensi yang cukup luas untuk memperkerjakan desainer, sementara menggunakan jasa konsultan konvensional biayanya cukup tinggi dan maksimal hanya akan mendapatkan 3-5 pilihan desain. Padahal Indonesia memiliki banyak komunitas konten kreator berbakat," jelas Ryan dalam siaran persnya, Minggu (1/12).
Dilanjutkan Ryan, startup besutannya ini sederhananya mempertemukan pebisnis dengan komunitas konten kreator di seluruh Indonesia tanpa harus bertatap muka. Seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari komunikasi awal, pengerjaan pekerjaan, sampai pembayaran dilakukan secara daring melalui platform kami.
"Dengan sistem ‘kontes desain’, klien akan memperoleh ratusan desain berkualitas dari komunitas konten kreator Sribu.com dalam hitungan hari. Dan klien hanya membayar untuk desain yang dipilihnya. Hal ini tidak mungkin bisa didapatkan apabila menggunakan jasa konsultan konvensional. Inilah yang menjadi keunikan kami. Kami juga selalu mengedepankan profesionalitas dan kualitas hasil karya komunitas konten kreator kami, sehingga para pengguna jasa kami mendapatkan manfaat yang nyata, baik secara waktu, biaya, dan kualitas jasa yang diterima," terangnya.
3000 Klien
Seiring dengan berkembangnya permintaan untuk jasa solusi konten kreatif dan pemasaran digital, pada tahun 2014 Sribu meluncurkan platform keduanya yaitu Sribulancer.com. Berbeda dengan Sribu.com yang berfokus kepada layanan desain, Sribulancer.com menghadirkan penyediaan jasa konten kreatif yang lebih spesifik terkait dengan pemasaran digital, seperti pembuatan website, copywriting, desain multimedia, pembuatan aplikasi mobile, dan layanan administrasi.
Saat ini Sribu telah melayani lebih dari 30.000 klien dengan skala bisnis menengah hingga besar di dalam maupun di luar negeri. Adapun sektor industri yang paling banyak dilayani oleh Sribu adalah industri makanan & minuman dan teknologi. Selain itu, permintaan dari sektor properti dan jasa seperti konsultan keuangan dan penyewaan juga semakin bertumbuh selama beberapa tahun terakhir.
"Potensi pertumbuhan ekonomi digital yang sangat besar di Indonesia tentu membuat banyak pebisnis ingin merambah ke sektor bisnis ini. Namun ada banyak keahlian teknis khusus yang dibutuhkan untuk dapat memasuki segmen ini, terutama terkait pemasaran digital dan pembuatan konten kreatif. Kendatipun populer, namun tidak banyak pebisnis yang memiliki semua kemampuan ini atau mampu merekrut karyawan khusus untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Untuk itu, Sribu hadir sebagai platform yang mempertemukan pebisnis dengan komunitas konten kreator yang memang ahli dan berpengalaman di bidangnya," ungkap Ryan.