3 Kelemahan Kamera Telefoto di Smartphone yang Tak Disadari Pengguna!
3 Kelemahan Kamera Telefoto yang Tak Disadari Pengguna!
Tahun 2016 adalah tahun di mana konsep dual kamera makin ramai. Ketika itu, arus dual kamera dipopulerkan oleh iPhone 7 Plus. Saat ini, sulit menemukan smartphone dengan kamera hanya satu saja.
Salah satu konfigurasi dual kamera (atau tripel, bahkan quadruple) adalah dipadunya sensor kamera standar dengan kamera telefoto. Ini adalah sensor kamera yang benar-benar dipopulernya iPhone 7 Plus.
Kamera tele di smartphone ini adalah kamera memungkinkan Anda mendapat subjek portrait, serta memperbesar subjeknya tanpa penurunan kualitas. Biasanya, ini dipadu dengan trik software berupa portrait mode.
Kamera telefoto kerap memiliki kemampuan zoom optikal yang secara standar biasanya 2x. Namun di beberapa smartphone seperti Huawei P30 Pro, kamera telefotonya punya 5x zoom.
Nah, berikut ini beberapa kekurangan dari kamera telefoto yang ada di smartphone. Melansir Phone Arena, berikut ulasannya.
Bukan Optikal Zoom
Semua kamera smartphone menggunakan prime lens. Prime lens dalam fotografi berarti lensa fix yang tidak bisa dizoom untuk menambah focal length. Jika Anda memiliki atau pernah menggunakan DSLR, lensa bawaan dari kamera biasanya bisa dizoom.
Nah, kamera di smartphone tidak bisa seperti lensa tersebut. Meski vendor mengklaim 2x zoom optikal, berarti kemampuan memperbesarnya hanya ke 2x saja. Antara 1x hingga 1,9x pembesaran dilakukan secara digital.
Oleh karena itu jika menggunakan optikal zoom, jangan mengambil gambar di antara. Ambil gambar, tanpa zoom atau pembesaran sesuai kemampuannya.
Kamera Telefoto Jelek di Kondisi Redup
Kamera telefoto seringkali jadi kamera sekunder di smartphone. Oleh karena itu, sensor yang digunakan biasanya lebih kecil. Sensor yang lebih kecil tentu penyerapan cahaya yang lebih sedikit sehingga foto yang dihasilkan tak seberapa baik: mulai dari banyak noise, kabur, dan tidak tajam.
Terlebih lagi, lensa dengan bukaan yang lebar biasanya oleh vendor diletakkan di kamera utama, bukan telefoto. Hal ini makin membuat kualitas telefoto kala malam hari jadi kurang baik karena cahaya yang masuk lebih sedikit.
Kamera Telefoto Tak Bisa Dapat Fokus Dari Jarak Dekat
Kamera telefoto tidak punya jarak fokus yang dekat. Untuk membidik sesuatu di jarak dekat, tentu mustahil jadinya. Untuk jarak terdekat, kamera telefoto kira-kira butuh jarak sejauh 30an centimeter untuk bisa mendapatkan fokus.
Oleh karena itu, kini banyak vendor yang menyematkan kamera makro di smartphone. Hal ini bisa membuat pengguna memotret pada jarak yang kedekatannya ekstrem dan hasilnya baik.
(mdk/idc)