LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

3 Hal Penting Agar Investor Kucurkan Dana ke Startup

Ada 3 hal penting agar investor kucurkan dana ke startup. Menurut East Venture, pertama adalah karakteristik si perancang startup. Kedua, seperti apa produk yang dihasilkan. Sedang yang terakhir adalah seberapa besar potensi dari startup tersebut untuk bisa berkembang menghadapi pasar.

2016-09-23 17:06:02
Investasi
Advertisement

Saat ini jumlah perusahaan investasi yang khusus menanamkan investasinya ke perusahaan rintisan digital alias startup makin banyak. Hal ini seiring juga dengan pertumbuhan perusahaan-perusahaan startup dalam waktu tiga tahun belakang ini.

Meski begitu, tidak mudah mendapatkan investasi dari para venture capital. Masing-masing dari mereka memiliki karakteristik. Misalnya saja East Venture.

Perusahaan investasi yang berkantor di Jakarta, Singapura, dan Jepang ini memang terbilang paling agresif dalam mendanai startup-startup beken tanah air. Agung Bezharie, Associate East Ventures menuturkan, ada tiga hal penting yang menjadi parameter mereka untuk berinvestasi di sebuah startup. Pertama people, kedua product, dan ketiga adalah potensial market.

Advertisement

"People ini merupakan orang-orang di dalam startup tersebut, khususnya founder. Misalnya siapa sih ini founder-nya, bagaimana personalitinya, apakah dia mampu membawa perusahaannya ke level yang lebih tinggi. Ini yang pertama buat kita," ujarnya usai acara Ideatalk Ideafest 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (23/09).

Dilanjutkannya, setelah itu melihat bagaimana produk yang dibuat oleh calon startup yang akan diinvestasi. Seperti contohnya, bagaimana produknya, disukai atau tidak dengan konsumen.

"Dan tentunya, apakah produk tersebut menjawab mengenai permasalahan customernya," ucapnya.

Advertisement

Kemudian, yang terakhir adalah potensi marketnya. Sebesar apa potensi marketnya itu hingga nantinya startup tersebut bisa tumbuh dan berkembang dari market yang ada.

"Yang kita lihat sih seperti itu. Kita ingin investasi ke startup yang nantinya bakal jadi the next Tokopedia atau Traveloka," katanya.

Baca juga:
6 dari 10 bank global mau bekerja sama dengan perusahaan fintech
IdeaFest 2016 jadi ajang diskusi akbar tren kreatif di Indonesia
Aplikasireimburse Jojonomic dapat pendanaan setara Rp 200 miliar
Tuai kecaman, Grab buka suara soal video iklan 'Pilih Aman'
Grab raih pendanaan Rp 9,8 triliun, tingkatkan ekspansi di Indonesia
Pendapat bos Tokopedia soal Jack Ma jadi penasihat e-commerce
Bangsacerdas, cara belajar online yang miliki banyak fitur

(mdk/gni)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.