Warga Medan Protes Jalan di Kampungnya Sering Dilewati Truk, Wali Kota Lakukan Ini
Warga di Kota Medan demo mengeluhkan banyaknya truk-truk muatan besar yang sering melintas di daerah Jalan Nippon, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan.
Warga di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), protes mengeluhkan banyaknya truk-truk muatan besar yang sering melintas di daerah mereka, yakni di Jalan Nippon, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan.
Sejumlah warga yang tinggal di wilayah tersebut melakukan demo dengan meminta Wali Kota Medan, Bobby Nasution untuk memberikan solusi.
Mereka mengaku sangat terganggu dengan banyaknya truk muatan besar yang melintas di Jalan Nippon, lantaran membuat jalanan rusak. Belum lagi truk-truk tersebut membuat kualitas udara di wilayah itu menjadi buruk karena polusi serta membahayakan keselamatan anak-anak di wilayah itu.
Terkait hal ini, Bobby turun ke lapangan untuk menemui para warga pada Minggu (24/10).
Selain bertemu warga, Bobby juga sempat mendatangi pihak penyimpanan truk untuk berdialog.
Melansir dari akun Instagram @prokopim_pemkomedan pada Senin (25/10), berikut informasi selengkapnya.
Truk Dilarang Bawa Muatan Lebih dari 8 Ton
Instagram/@prokopim_pemkomedan ©2021 Merdeka.com
Saat bertemu pihak gudang penyimpanan truk, Bobby meminta agar truk-truk tidak membawa muatan melebihi kapasitas 8 ton, sesuai yang sudah di atur pada jalan kelas tiga.
Pihak gudang pun mengaku, mereka tidak pernah membawa muatan melebihi 8 ton. Selain itu, mereka juga selalu menjaga laju kendaraan saat melintasi kawasan perumahan warga yang juga berdekatan dengan sekolah tersebut.
Oleh karenanya, mereka juga meminta agar masyarakat tidak lagi menghalangi laju kendaraan yang mengangkut muatan tersebut.
"Kami juga berpesan agar para pekerja dan pengelola selalu mengikuti aturan. Melihat aktivitas di sini, apa lagi terdapat sekolah yang berdekatan dengan gudang, nanti kita akan buat rambu-rambu di sini. Jadi, ini demi kenyamanan bersama. Jika nanti sudah dibuatkan rambu, tolong dipatuhi sehingga tertib dan teratur sehingga masyarakat yang anak-anaknya bersekolah di sini juga merasa aman," kata Bobby.
Akan Lebarkan Jalan
Instagram/@prokopim_pemkomedan ©2021 Merdeka.com
Saat bertemu warga, Bobby mendengar banyak warga yang mengeluhkan jika keberadaan truk yang melintas selama ini sangat mengganggu aktivitas mereka.
Bobby pun mengatakan akan segera mencarikan solusi terkait keluhan warga tersebut. Ia mengatakan akan mencari solusi yang bisa diterapkan dan baik bagi warga dan juga pihak investor yang ada di Kota Medan.
"Akan kita carikan solusinya bersama-sama ya bapak ibu. Sebab, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pasti kita pikirkan. Tapi, kita tidak bisa memutuskan sepihak. Nanti akan kita buat peraturan yang sama-sama dapat kita jalankan. Intinya, akan kita carikan win-win solution, karena investasi di Kota Medan juga harus dipikirkan dan berjalan," ujarnya kepada warga.
Namun yang pasti, Bobby mengatakan akan melakukan pelebaran jalan di Jalan Nippon sepanjang 700 meter. Pelebaran ini bertujuan agar memberi ruang saat kendaraan saling berlawanan arah.