LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Wali Kota Medan Pindah Kantor ke Medan Utara, Ternyata Ini Alasannya

Selama ini, masyarakat Belawan Sicanang kesulitan membangun usaha. Mereka juga merasa pemkot setempat tidak memberikan bantuan dan solusi kepada masyarakat. Wilayah yang didominasi oleh kaum ibu ini sangat berharap besar kepada Wali Kota Medan.

2022-10-10 11:14:00
Sumut
Advertisement

Keluhan terus menerus yang dilayangkan masyarakat membuat Wali Kota Medan, Bobby Nasution pindah kantor. Ia berkantor di Medan Utara, menempati sebuah posko di Kelurahan Belawan Sicanang, Medan Utara mulai pekan ini. Upaya yang bertujuan untuk menjawab permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Selama ini, masyarakat Belawan Sicanang kesulitan membangun usaha. Mereka juga merasa pemkot setempat tidak memberikan bantuan dan solusi kepada masyarakat. Wilayah yang didominasi oleh kaum ibu ini sangat berharap besar kepada Wali Kota Medan agar mendapatkan bantuan atas permasalahan tersebut.

Beberapa permintaan masyarakat yakni meminta akses anak sekolah baik SD dan SMP di Sicinang dipermudah, dan membenahi Taman Sicinang sebagai pusat kegiatan masyarakat. Selain itu, bantuan usaha untuk meringankan perekonomian juga menjadi perhatian penting Pemerintah Kota Medan.

Advertisement

Menepati Janji Kampanye

Selain mendengarkan aspirasi masyarakat, tujuan Bobby Nasution memilih berkantor di Medan Utara adalah sebagai bentuk janji kampanye saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota.

"Ini janji kampanye saya saat mencalonkan diri jadi Wali Kota. Kemungkinan kita berkantor selama tiga bulan di Medan Utara dan berkeliling ke semua kelurahan" Kata Wali Kota Medan, dilansir antara pada Minggu (9/10).

Advertisement

Wali Kota Medan itu juga memberikan bantuan secara simbolis kepada 20.000 warga terdiri atas 17.000 untuk pelaku UMKM, dan 3.000 untuk nelayan. Masing-masing mendapatkan uang sebesar Rp500 ribu untuk tiga bulan yang terdampak kenaikan harga BBM.

"Harapan kita adalah bantuan yang didistribusikan bisa lebih mudah dan tepat sasaran," tambah Wali Kota Medan itu.

(mdk/adj)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.