Sambut Natal dan Tahun Baru, Begini Detail Persiapan Pasukan Gabungan Sumut
Natal dan Tahun Baru sudah di depan mata. Di tengah pandemi corora, tampaknya perayaan hari besar Natal dan Tahun Baru ini akan kembali sepi seperti tahun sebelumnya. Meski PPKM level 3 batal untuk diterapkan saat Natal dan Tahun Baru, pemerintah tetap mempersiapkan pasukan gabungan untuk menjaga keamanan.
Natal dan Tahun Baru sudah di depan mata. Di tengah pandemi corora, tampaknya perayaan hari besar Natal dan Tahun Baru ini akan kembali sepi seperti tahun sebelumnya. Meski PPKM level 3 batal untuk diterapkan saat Natal dan Tahun Baru, pemerintah tetap mempersiapkan pasukan gabungan untuk menjaga keamanan.
Melansir dari Pemerintah Sumatra Utara, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan ada sekitar 1000 lebih pasukan gabungan yang akan diturunkan ke lapangan pada saat pelaksanaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini diungkap Edy pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2021 di Pangkalan Udara Soewondo, Medan.
Operasi yang dinamakan Operasi Lilin Toba 2021 ini berfokus pada pengamanan situasi agar tidak terjadi kerumunan pada saat Natal dan Tahun Baru. Sudah hampir 100 persen, seluruh pos yang akan digunakan untuk pengamanan sudah disiapkan.
Selengkapnya, simak detail persiapan Operasi Lilin Toba 2021 yang berhasil dirangkum oleh Merdeka berikut ini.
Pengawalan Dilakukan Selama 10 Hari di Beberapa Titik
©2021 Merdeka.com/instagram sumutprov
Jika berjalan sesuai rencana, Operasi Lilin Toba 2021 akan digelar selama 10 hari berturut-turut. Operasi yang dimulai tanggal 23 Desember 2021 diperkirakan akan selesai pada 2 Januari 2022.
Detail lokasi Pos Operasi Lilin Toba 2021 adalah Pos PAM di 82 lokasi, Pos Pelayanan 42 lokasi, Pos Terpadu enam lokasi, 3.124 gereja, 23 terminal, 34 pelabuhan, lima bandara, 132 pasar, 22 stasiun kereta api, 50 tempat wisata bahari, dan 35 tempat wisata budaya.
Ingatkan Tak Perlu Euforia
©2021 Merdeka.com/instagram sumutprov
Pada apel yang dilakukan oleh pasukan gabungan, Edy juga menekankan tujuan Operasi Lilin Toba 2021. Edy mengingatkan untuk tak perlu melakukan euforia selama perayaan Natal dan Tahun baru agar virus corona varian Omicron tidak meluas.
"Yang harus kita lakukan adalah bersama-sama sekuat tenaga agar Omicron tidak meluas di tanah air. Masyarakat tidak perlu euforia, selama perayanaan Nataru, kita jaga kondusivitas Sumut, saling menghormati," tuturnya.