LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Pria Ini Nekat Beri Makan Gajah Liar Masuk Desa, Begini Nasib Tragisnya

Nasib tragis menimpa seorang pria di Sumatera Selatan, bernama Zainal Arifin (53). Zainal berniat memberi makan gajah liar yang masuk desanya, namun justru tewas diinjak.

2020-05-12 17:13:00
Satwa Indonesia
Advertisement

Nasib tragis menimpa seorang pria di Sumatera Selatan, bernama Zainal Arifin (53). Zainal berniat memberi makan gajah liar yang masuk desanya, namun justru tewas terinjak.

Peristiwa itu terjadi saat seekor gajah setinggi tiga meter masuk ke Desa Bumi Makmur, Kecamatan Nibung, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Selasa (12/5). Kedatangan gajah-gajah itu justru dijadikan tontonan warga, karena pertama kali terjadi selama 36 tahun terakhir.

Kejadian tersebut dibenarkan Kepala Desa Bumi, Makmur Yatno. Menurutnya, korban tewas karena diinjak gajah liar saat memberinya makanan.

Advertisement

"Benar, ada warga saya diinjak gajah liar saat memberinya makanan. Makanan diambil gajah, badan korban juga ditarik, terus kepalanya diinjak," ungkap Yatno, Selasa (12/5).

Tewas Diinjak

Masuknya gajah ke desa tersebut menjadi momen langka, korban mencoba mendekat dan memberi makan. Korban semakin antusias saat makanan yang diberinya diambil gajah sehingga membuat korban senang.

Advertisement

Saat berpindah tempat, korban justru ditarik gajah menggunakan belalainya. Lalu, korban dijatuhkan ke tanah dan kepalanya diinjak hingga tewas di tempat.

Kehilangan Habitat Asli

Menurut informasi, gajah tersebut masuk ke sekitar kampung karena ada peralihan hutan menjadi perkebunan oleh sebuah perusahaan yang tidak jauh dari lokasi. Hal itu membuat gajah terganggu dan mencari tempat baru untuk mencari makan.

discoveryourindonesia.com ©2020 Merdeka.com

"Kami masih berjaga-jaga karena gajah liar masih di sekitar kebun kami. Tapi petugas sudah datang, sekarang lagi digiring," kata Yatno.

Berasal dari Jambi

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Genman Hasibuan menjelaskan, gajah itu berasal dari Jambi yang terpisah dari kelompoknya hingga masuk ke Muratara sejak tiga bulan lalu. Petugas berupaya menggiring kembali ke habitatnya di Jambi namun gajah tersebut tidak pernah kelihatan lagi.

"Sudah berapa kali mau digiring tapi tak pernah ketemu lagi. Nah, tiba-tiba hari ini muncul dan menyebabkan satu warga meninggal," ujarnya.

Gajah Terganggu Kerumunan Warga

Dari laporan diterimanya, gajah itu terganggu karena ada kerumunan warga yang berusaha mengusirnya saat berada di kebun sawit bersemak. Diduga, korban terinjak ketika gajah itu menyelamatkan diri dari kepungan warga.

"Kemungkinannya begitu karena gajah tidak pernah menyerang jika tidak diganggu. Dia stres namanya juga gajah liar, karena dikerumunin orang banyak," pungkasnya.

(mdk/far)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.