Polwan di Medan Jadi Korban Penusukan Tahanan Asal Nigeria, Begini Kronologinya
Kejadian nahas dialami oleh seorang polisi wanita (polwan) yang menjadi korban penusukan oleh seorang tahanan asal Nigeria di Polrestabes Medan.
Kejadian nahas dialami oleh seorang polisi wanita (polwan) berinisial Aipda NM yang menjadi korban penusukan oleh seorang tahanan asal Nigeria di Polrestabes Medan. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Penusuk Aipda NM bernama Dijehn Naemeka Michael (23), yang merupakan tahanan kasus narkoba. Sebelumnya, Dijehn Naemeka Michael diamankan petugas Satuan Narkoba Porestabes Medan di kawasan Jalan Pasar III, Setia Budi, Kota Medan pada 25 Desember 2020. Ia ditangkap atas kepemilikan 3 paket sabu seberat 0.2 gram.
Melansir dari Liputan6.com, peristiwa penusukan tersebut terjadi pada Senin (4/1), saat itu Aipda NM mendatangi Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan untuk memindahkan pelaku yang saat itu terlibat keributan sesama tahanan. Berikut kronologi selengkapnya.
Kronologi Kejadian
Saat hendak dipindahkan, pelaku dalam kondisi diborgol menggunakan kabel ties. Saat hendak diganti menggunakan borgol besi, pelaku merampas gunting yang digunakan untuk melepas kabel ties tersebut.
Selanjutnya, pelaku menusuk Aipda NM yang merupakan penyidik Satuan Narkoba Polrestabes Medan. Aipda NM ketika itu berada dekat dengan pelaku.
Korban Dirawat di Rumah Sakit
Hadi mengatakan, pemindahan tahanan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Aipda NM saat itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
"Saat itu juga korban langsung dievakuasi dan ditangani tim medis Rumah Sakit Bhayangkara. Alhamdulillah kondisinya sudah membaik," kata Hadi pada Rabu (6/1).
Kasusnya Akan Diusut oleh Kepolisian
Selain kasus narkoba yang sedang berjalan, pihak kepolisian juga akan mengusut peristiwa penusukan yang dilakukan oleh pelaku terhadap Aipda NM, yaitu kasus penganiayaan dengan pemberatan. Polisi juga melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku.
"Prosesnya tetap berlanjut. Pelaku sudah diamankan. Saat ini telah ke rumah sakit menjalani cek kejiwaan," ujar Hadi.