Pergoki Maling Kotak Infak, Begini Nasib Apes Marbot Masjid di Langkat
Seorang marbot masjid di Langkat, Sumatra Utara, menjadi korban penganiayaan seorang pencuri kotak infak saat aksinya kepergok.
Nasib apes dialami oleh seorang pengurus masjid di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut) usai memergoki seorang pencuri kotak infak.
Korban bernama Khairunnas alias Sangkot (45) yang merupakan pengurus Masjid Baiturrahman di Desa Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Langkat itu dianiaya seorang pencuri yang kepergok saat melancarkan aksinya di gudang masjid tersebut menjelang salat Subuh pada Rabu (19/5).
Alhasil, korban yang berusaha menangkap pelaku justru menjadi sasaran penganiayaan pelaku hingga mengalami luka-luka.
Melansir dari ANTARA, berikut kronologi selengkapnya.
Kronologi Kejadian
Pelaku diduga melancarkan aksinya pada pukul 03.20 WIB. Saat itu, korban datang ke masjid hendak melaksanakan salat tahajud. Namun, Ia curiga melihat pintu masjid sudah dalam keadaan tidak terkunci.
Korban pun langsung menghidupkan lampu dan menuju ke gudang tempat kotak infak disimpan. Saat hendak masuk ke gudang tersebut, Ia pun dikagetkan dengan pelaku yang mengenakan mukena.
Korban sempat terlibat perkelahian saat berniat ingin menangkap pelaku. Ia pun justru jadi sasaran penganiayaan pelaku.
Korban Luka-luka
Pelaku yang kepergok langsung memukuli korban memakai besi tiang mic yang mengakibatkan korban mengalami luka di bagian kepala hingga harus mendapatkan 15 jahitan. Selain itu, pelaku juga sempat melukai leher korban menggunakan gunting.
Saat ditanya, korban mengaku mendengar pelaku sempat memanggilnya "abang". Ia pun menduga pelaku merupakan warga sekitar.
Kasus ini sudah dalam penanganan pihak Bhabinkamtibmas maupun juga Babinsa serta Kapling setempat.