Percepat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar, DPRD Medan Minta Pemkot Lakukan Ini
DPRD Kota Medan, Sumatra Utara, meminta Pemerintah Kota Medan untuk membuat program gratis uang sekolah selama satu bulan untuk menarik minat pelajar melakukan vaksinasi Covid-19.
DPRD Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dan Dinas Pendidikan (Didik) Kota Medan melakukan terobosan untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di kalangan pelajar, terutama usia 12-17 tahun.
Anggota DPRD Kota Medan dari fraksi Partai Hanura, Hendra DS meminta Disdik dan pihak sekolah agar menggelar vaksinasi di sekolah-sekolah.
"Disdik Kota Medan dan pihak sekolah kami minta menggelar vaksinasi Covid-19 di sekolah-sekolah," ujar Hendra pada Rabu (21/7).
Selain karena dinilai lebih tepat sasaran, langkah ini juga merupakan upaya untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok kalangan pelajar di Kota Medan.
Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.
Vaksinasi Covid-19 di Sekolah
Instagram/@pemko.medan ©2021 Merdeka.com
Menurut Hendra, vaksinasi Covid-19 untuk pelajar lebih tepat jika dilakukan di sekolah-sekolah karena pihak sekolah memiliki data siswa yang akan divaksin.
Hal ini tentu bisa membantu pemerintah untuk mendata dan mempercepat pemberian vaksin.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan tahun 2020 menyebutkan, pelajar SLTP sederajat di Kota Medan berjumlah 132.354 orang, yakni terdiri dari 111.448 siswa SMP dan 20.906 siswa MTs.
Gratiskan Biaya Sekolah Satu Bulan
Selain itu, Hendra meminta agar Pemkot Medan bisa membuat program gratis uang sekolah selama satu bulan untuk semua angkatan. Harapannya agar lebih banyak pelajar mau untuk melakukan vaksin.
"Untuk mengajak siswa agar cepat divaksin, maka Pemkot Medan harus membuat program gratis uang sekolah satu bulan untuk semua tingkatan," tegasnya.
Menurutnya, dengan menggratiskan biaya sekolah, maka tidak hanya pelajar yang tertarik, tetapi orang tua siswa juga mau ikut divaksin Covid-19.
"Dibanding hanya diberi bantuan beras, lebih baik digratiskan uang sekolah, sehingga percepatan vaksinasi pelajar tercapai," ungkap Hendra.