Palak Uang Parkir Rp25 Ribu ke Warga, Begini Nasib Pelaku Pungli di Medan
Belum lama ini, viral di media sosial aksi seorang tukang parkir di Percut Sei Tuan, Medan, yang meminta bayaran sebesar Rp25 ribu ke warga.
Praktik pungli masih banyak terjadi di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut). Belum lama ini, viral di media sosial aksi seorang tukang parkir yang meminta bayaran sebesar Rp25 ribu ke warga.
Video itu diunggah di akun Instagram @beritakotamedan pada Sabtu (12/6). Dalam video tersebut, sebuah keluarga tengah mengunjungi salah satu lokasi wisata di Bagan Percut. Namun saat hendak pulang, mereka kaget karena diminta membayar parkir sebesar Rp25 ribu.
Karena tak terima dan tak mau membayar, akhirnya cek cok antara warga dan tukang parkir itu pun tak terhindarkan.
Video ini sontak viral dan curi perhatian warganet. Namun, tak butuh waktu lama, Polsek Percut Sei Tuan langsung menindaklanjuti keluhan warga terkait video viral tersebut.
Melansir dari unggahan di akun Instagram @polsek_pstuan pada Senin (14/6), berikut nasib tukang parkir tersebut selengkapnya.
Berujung Minta Maaf
Instagram/@polsek_pstuan ©2021 Merdeka.com
Setelah mengetahui adanya video viral itu, personel dari Polsek Percut Sei Tuan langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi berhasil menemukan tukang parkir yang terekam di dalam video. Pelaku pun akhirnya meminta maaf atas aksi pungli yang sudah dilakukannya.
"Dengan ini kami menyatakan mohon maaf kepada masyarakat atau pengunjung wisata Bagan Percut Kuliner atas perbuatan saya melakukan pengutipan parkir sebesar Rp25 ribu. Demikian permintaan maaf ini saya buat. Terima kasih," ujar pelaku, yang didampingi personel polisi.
Pengakuan Pelaku
Instagram/@polsek_pstuan ©2021 Merdeka.com
Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu mengatakan, pelaku menyebut bahwa lahan parkir yang digunakannya tersebut adalah milik pribadinya, bukan fasilitas pemerintah.
Namun, mereka mengaku salah karena tidak membuat plang berapa tarif parkir yang harus dibayar pengunjung.
"Karena tidak ada plang tarif parkir, pengunjung terkejut dan keberatan begitu diminta parkir sebesar Rp25 ribu," ujar Janpiter.