LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Niat Cari Sinyal di Gunung, Remaja Ini Malah Ketemu Harimau

Seekor Harimau Sumatra terlihat oleh seorang remaja di Desa Kuala Beringin, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatra Utara (Sumut).

2021-03-01 12:06:00
Harimau Sumatera
Advertisement

Kemunculan Harimau Sumatra di area pemukiman penduduk sering kali meresahkan warga. Kali ini, seekor Harimau Sumatra terlihat oleh seorang remaja di Desa Kuala Beringin, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatra Utara (Sumut).

Hal ini dibenarkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut.

Humas BBKSDA Sumut Andoko Hidayat pada Sabtu (27/2) mengatakan, jejak harimau tersebut terlihat di Dusun X Bandar Manis, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Advertisement

Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

Kronologi Kejadian

Andoko mengatakan, peristiwa kemunculan Harimau Sumatra ini terjadi pada Rabu sekitar pukul 20.00 WIB.

Advertisement

Saat itu, seorang remaja dari dusun setempat berniat mencari sinyal ke atas gunung namun Ia melihat seekor Harimau melintas.

"Jejak ditemukan oleh remaja dusun setempat, saat hendak mencari sinyal ke atas untuk menelepon. Remaja melihat harimau melintas lalu masuk ke hutan," ujarnya.

Kondisi Harimau

Andoko melanjutkan, remaja itu sempat memfoto jejak harimau yang melintas. Ia kemudian melaporkannya ke pihak BBKSDA. Remaja tersebut mengaku melihat kondisi harimau tampak kurus.

"Jejak Harimau Sumatera itu terlihat pada koordinat N 02 33 22, 6 E 099 27 25,8" katanya.

Tanggapan WALHI

Terkait kemunculan harimau ini, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumut berharap kepada pemangku kepentingan agar memberikan perhatian khusus.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif WALHI Sumut Doni Latuparisa pada Minggu (28/2).

Doni menduga, munculnya satwa yang dilindungi tersebut di daerah pedesaan berkaitan dengan terganggunya ekosistem hutan yang menjadi habitatnya.

(mdk/far)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.