Mengunjungi Pulau Poncan Sibolga, Punya Sejarah dan Pesona yang Menakjubkan
Pulau Poncan Gadang yang terletak di Kelurahan Pasar Belakang, Kota Sibolga menyajikan keindahan alam bahari yang luar biasa dan cerita sejarah di masa lampau.
Sumatera Utara memiliki berbagai macam pilihan destinasi wisata, mulai dari wisata alam hingga wisata sejarah pun hadir di tempat ini. Tak hanya itu, beberapa kota di Provinsi Sumut juga mempunyai keindahan pulau-pulau kecil di sekelilingnya yang cocok untuk di jelajahi.
Salah satu pulau tersebut adalah Pulau Poncan Gadang yang terletak di Kelurahan Pasar Belakang, Kota Sibolga. Selain menyajikan keindahan alam bahari yang luar biasa, tempat ini juga menyimpan cerita sejarah di masa lampau.
Untuk mencapai ke tempat ini, pengunjung dari luar kota Sibolga bisa menggunakan transportasi udara dengan tujuan Bandara Pinang Sori. Sedangkan bagi pengunjung dari Medan, bisa menaiki bus dengan tujuan Sibolga.
Opsi terakhir untuk mencapai pulau ini dengan transportasi laut dengan tujuan Pelabuhan Sibolga. Di tempat ini pengunjung bisa menyewa salah satu kapal nelayan atau kapal wisata.
Tempat Persembunyian Tentara Jepang
Pulau yang memiliki luas sekitar 500 hektare ini tidak hanya menjadi "hidden gem" saja, melainkan juga tempat ini menjadi tempat bersejarah pada zaman kolonialisme.
Menurut indonesia.go.id, Pulau Poncan dulunya merupakan tempat persembunyian tentara Jepang. Selain itu, pulau ini juga menjadi tempat penyimpanan amunisi senjata milik tentara militer Jepang.
Tempat ini memiliki goa yang sangat panjang dan belum pernah dikunjungi satu pun wisatawan. Konon, goa ini banyak jasad tentara Jepang yang tewas dan hingga saat ini jasad belum dievakuasi. Namun, fakta dari adanya jasad di dalam goa tersebut masih belum pasti.
Asal Usul Penamaan Pulau Poncan
indonesia.go.id ©2023 Merdeka.com
Dilansir dari indonesia.go.id, Pulau Poncan pada awalnya bernama Takalo. Pada masa penjajahan, tentara sekutu sering melafalkan kata "Pound Change". Hal ini dikarenakan ingin mengubah sistem pembayaran dari barter ke pembayaran uang tunai.
Tentara Sekutu yang dipimpin Inggris saat itu sering mengingatkan masyarakat lokal untuk mengganti sistem pembayarannya dengan mata uang Poundsterling. Maka dari itu, pelafalan "Pound Change" sering dilontarkan oleh mereka.
Namun sayang, masyarakat lokal pun sulit menyebutkan istilah bahasa asing. Kemudian terbiasa mengucapkan kata "Pon Can". Dari sinilah nama pulau itu lahir dan ditetapkan secara resmi oleh pemerintah.
Pemandangan Air Laut
pariwisatasumut.net ©2023 Merdeka.com
Meskipun Pulau Poncan menyimpan sejarah dan fakta unik, dibalik itu semua pulau ini juga menyajikan keindahan alamnya yang luar biasa.
Melansir dari pariwisatasumut.net, kegiatan yang bisa dilakukan di Pulau Poncan ini di antaranya menikmati surga bawah airnya. Pengunjung bisa menikmatinya dengan berenang atau snorkeling.
Dengan berenang atau snorkeling, pengunjung bisa melihat kejernihan dan warna biru air lautnya yang memanjakan mata. Ditambah dengan banyak varian ikan hias yang berpapasan menambah kesan keindahan bawah lautnya.
Eksplorasi Sekitar Pulau
pariwisatasumut.net ©2023 Merdeka.com
Opsi lainnya dari menikmati wisata di Pulau Poncan ini yaitu trekking atau jelajah pulau. Nampaknya aktivitas wisata ini sangat cocok bagi wisatawan yang gemar naik gunung atau menjelajah sebuah tempat.
Untuk menjawab penasaran dengan asal usul goa di pulau itu, dengan trekking ini pengunjung akan bisa berjumpa dengan goa tersebut. Di sana, akan ada pemandu lokal yang akan menemani.