LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Mengenal Gondang Batak Toba, Alat Musik yang Dimainkan saat Duka maupun Bahagia

Masyarakat Batak Toba merupakan salah satu suku di Sumatera Utara dikenal selalu lekat dengan musik.

2022-10-11 10:38:00
Sumut
Advertisement

Masyarakat Batak Toba merupakan salah satu suku di Sumatera Utara dikenal selalu lekat dengan musik. Dalam upacara adat hingga keagamaan, musik harus dilibatkan. Alat musik ini biasa dimainkan untuk mengiringi tarian seremonial tor-tor atau biasa dikenal dalam istilah lokalnya sebagai adat ni gondang dohot tortor.

Gendang atau gondang (dalam bahasa Batak) adalah sekelompok alat musik khas, yaitu taganing dan gordang, bahkan odap. Ketiga alat musik ini digantung di atas balok atau rak-rak kayu.

Gondang sabangunan terdiri dari lima taganing (gendang yang punya peran melodis) di antaranya, 1 gordang (gendang besar penentu ritme), 3-4 ogung atau gong (pembentuk ritme konstan), dan 1 hesek (perkusi, biasanya menggunakan botol kosong atau lempeng besi yang dipukul untuk membantu irama, dan sarune bolon (alat musik tiup).

Advertisement

Gondang Batak Toba Berperan Penting dalam Pertunjukan

Beberapa musisi menyebut taganing sebagai kelompok tujuh drum yang terdiri dari lima taganing, ditambah gordang dan odap. Tetapi, gordang dan odap adalah dua instrumen yang terpisah dan memiliki fungsi yang berbeda. Odap dapat digantikan dengan gordang atau taganing.

Alat musik daerah tentunya memiliki ciri khas dan perannya masing-masing. Begitu juga dengan Gondang Batak Toba, yang memiliki andil penting pada setiap nada dan lagu yang dimainkan dalam gelaran upacara adat hingga keagamaan.

Advertisement

Dalam pertunjukan, alat musik ini memiliki peran ganda, yaitu sebagai pembawa melodi sekaligus sebagai ritme variabel dalam beberapa lagu. Selain itu, berperan sebagai dirigen yang memberikan aba-aba dengan isyarat ritme yang harus dipatuhi seluruh anggota ansambel sekaligus memberikan semangat kepada pemain yang lain.

Bukan Alat Musik Biasa

Menjadi seorang partaganing atau penabuh gendang tidak bisa sembarangan. Seseorang harus berguru terlebih dahulu pada pargonsi (pemain musik gondang) yang sudah memiliki keahlian bermusik. Namun, konon katanya ada seorang memiliki keahlian tersebut dari Batara Guru atau bakat.

Seorang partaganing, bersama dengan parsarune (peniup sarune) menurut kepercayaan lama Batak Toba, mereka ini disejajarkan dengan dewa. Karena keduanya mampu menyampaikan semua permohonan dan harapan kepada Debata Mulajadi Nabolon atau penguasa tertinggi.

Alat musik ini sampai saat ini masih digunakan untuk kepentingan upacara keagamaan hingga hiburan. Mulai dari pernikahan, kelahiran, hingga kematian musik ini selalu mengiringinya.

Namun untuk acara keagamaan atau dalam konteks agama Parmalim (penganut agama leluhur) masih menggunakan musik ini sesuai dengan aslinya. Mereka menggunakan musik ini sebagai bentuk untuk menghormati nenek moyang.

(mdk/adj)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.