Cara Memasang Kondom Bagi Pemula yang Benar, Aman dan Anti Bocor
Berikut merdeka.com merangkum cara memasang kondom bagi pemula yang baik dan benar:
Kondom adalah cara yang sangat efektif untuk mencegah infeksi menular seksual (IMS). Kondom juga dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan tetapi tidak seefektif beberapa metode kontrasepsi lain seperti pil atau implan.
Penting bagi perempuan dan laki-laki untuk mengetahui cara menggunakan kondom laki-laki (eksternal) dengan benar; bahkan jika saat ini Anda tidak aktif secara seksual. Belilah beberapa kondom, kenali cara menggunakannya, dan Anda akan merasa percaya diri menggunakannya ketika saatnya tiba.
Pasangan mungkin tidak menyadari jika kondom rusak saat berhubungan seks, tetapi jika Anda melihat kondom telah rusak, segera hentikan, lepaskan dan gunakan yang baru.
Berikut merdeka.com merangkum cara memasang kondom bagi pemula yang baik dan benar dilansir dari laman verywellmind:
Periksa Tanggal Kedaluwarsa
Langkah pertama sebelum mengetahui cara memasang kondom dengan benar adalah memastikannya masih bisa digunakan. Penting untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa pada paket kondom sebelum membukanya.
Ketika kondom sudah tua atau disimpan dengan tidak benar, lateks rusak, meningkatkan risiko kegagalan.
Rasakan Gelembung Udara
Cara lain untuk memeriksa kesegaran paket kondom adalah dengan merasakan gelembung udara. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan lembut meremas paket antara ibu jari dan jari pertama.
Jika ada gelembung udara, berarti kemasan belum bocor. Oleh karena itu kondom juga harus utuh. Gelembung udara sebenarnya ada hanya untuk alasan ini. Ini adalah cara untuk melindungi kondom dari degradasi dan kerusakan yang tidak disengaja atau disengaja.
Buka Kondom dengan Hati-hati
Untuk membuka paket kondom, sobek dengan hati-hati di sepanjang sudut atau tepinya. Jangan gunakan kuku atau gunting untuk membuka paket kondom. Paket foil tempat kondom masuk cukup mudah robek.
Periksa Apakah Kondom Benar Sisi Luar
Cara memasang kondom yang benar adalah dengan memastikan dahulu ke arah mana ia dimasukkan.
Kondom berada di sisi kanan atas sehingga Anda dapat menggulungnya dengan mudah. Anda tidak perlu memasukkan jari ke dalam kondom untuk membuka gulungannya.
Jika Anda tidak sengaja memasang kondom terbalik, buang dan mulai lagi.
Jika kondom telah bersentuhan dengan kepala penis, mungkin terkontaminasi dengan sekresi. Ini juga alasan mengapa seseorang harus mencuci tangan sebelum memakai kondom. Kondom akan masuk ke area intim seseorang, sehingga harus dijamin kebersihannya.
Sisakan Ruang Kecil
Ujung reservoir kondom sebenarnya tidak cukup besar untuk menampung jumlah air mani yang terkandung dalam ejakulasi. Namun, tidak semua kondom memiliki ujung reservoir. Jika tidak memiliki fitur tersebut, pastikan ada cukup ruang di ujungnya dengan menjepit bagian atas kondom agar udara tidak masuk.
Oleh karena itu, Anda perlu menyisakan gulungan kondom sedikit sebelum meletakkannya di penis.
Pasang Kondom
Cara memasang kondom pada penis, penting untuk menyisakan ruang di ujungnya. Jika tidak, tidak akan ada cukup ruang untuk menampung ejakulasi. Hal ini dapat menyebabkan kondom rusak.
Penting juga untuk memastikan tidak ada udara yang terperangkap di ujung kondom yang bisa membuatnya lebih mudah pecah.
Terkadang meletakkan sedikit pelumas di ujung kondom sebelum memakainya dapat membantu menghindari gelembung udara. Jika Anda tidak menyukai sensasi itu, periksa saja apakah udara sudah keluar dari kondom sebelum Anda memakainya.
Buka gulungan kondom sepanjang jalan
Buka gulungan kondom untuk menutupi seluruh batang penis. Melakukan hal ini akan membantu mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual yang berpindah dari kulit ke kulit, seperti sifilis.
Itu juga membuat kondom lebih kecil kemungkinannya untuk tergelincir daripada jika hanya digulung sebagian.
Pegang Kondom Saat Menarik
Setelah ejakulasi, penting untuk memegang kondom di pangkal saat penis ditarik dari vagina, anus, atau mulut. Ini harus dilakukan sebelum penis menjadi kurang ereksi.
Gagal memegang kondom membuat kondom lebih mungkin terlepas. Ini juga meningkatkan risiko kebocoran.
Jika kondom tertinggal di belakang pasangan Anda setelah penarikan, putar ujung kondom hingga tertutup sebelum melepasnya. Itu akan membantu menahan sekresi apa pun.
Buang Kondomnya
Kondom dibuang ke tempat sampah, bukan di toilet.
Saat membuang kondom setelah berhubungan seks, mungkin ide yang baik untuk membungkusnya dengan kertas toilet atau tisu untuk mencegahnya bocor dan membuat berantakan. Ini terutama benar jika Anda membuang kondom di tempat sampah tanpa pelapis.