Layanan Rapid Test Bandara Kualanamu Digerebek Polisi, Begini Kronologinya
Layanan rapid test yang ada di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut) digerebek oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumut pada Selasa (27/4). Petugas temukan ratusan alat rapid test antigen bekas yang digunakan kembali.
Layanan rapid test yang ada di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut) digerebek oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumut pada Selasa (27/4) sekitar pukul 15.45 WIB.
Penggerebekan yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut ini terkait adanya dugaan pemalsuan dokumen rapid test antigen di bandara tersebut.
Peristiwa ini juga telah dibenarkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Senior Manager (SM) Bandara Kualanamu, Agoes Soepriyanto, melalui Humas Bandara Kualanamu, Ovi.
"Kejadiannya benar, lagi penyelidikan. Keterangan resminya besok (hari ini) akan diberikan oleh Pak Agoes," ucapnya.
Hasil dari penggerebekan ini, 5 petugas layanan rapid test tersebut diamankan petugas.
Melansir dari Liputan6.com, berikut kronologi lengkap penggerebekan tersebut.
Kronologi Penggerebekan
liputan6.com ©2021 Merdeka.com
Personel Polda Sumut melakukan penggerebekan dengan menyamar sebagai calon penumpang salah satu maskapai di Bandara Kualanamu dan hendak melakukan rapid test antigen.
Setelah mendaftar, personel Polda Sumut tersebut kemudian dipanggil petugas dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk diambil sampel dengan dimasukkan alat rapid test antigen ke dalam kedua lubang hidung.
Personel tersebut kemudian menunggu hasil test di ruang tunggu. Sepuluh menit kemudian, hasil rapid test antigen keluar dan dinyatakan positif.
Terciduk Pakai Alat Bekas
Setelah itu, polisi pun langsung memeriksa seluruh isi ruangan laboratorium rapid test antigen dan mengumpulkan semua petugas.
Dari pemeriksaan di lokasi, personel Polda Sumut yang menyamar tadi mendapatkan barang bukti berupa ratusan alat yang dipakai untuk rapid test antigen sudah dalam keadaan bekas dan telah di daur ulang.
Menurut keterangan petugas rapid test, Ia mengaku kalau alat yang digunakan itu sebelumnya dicuci dan dibersihkan kembali. Lalu dimasukkan ke dalam bungkus kemasan untuk digunakan pada pemeriksaan orang berikutnya.
5 Petugas Rapid Test Diamankan Polisi
Atas temuan tersebut, 5 petugas layanan rapid test, yakni 4 orang petugas laboratorium rapid test, dan 1 orang kasir dari lantai M Bandara Kualanamu diamankan petugas kepolisian. Masing-masing berinisial RN, AD, AT, EK, dan EI.
Polisi juga menyita barang bukti dari lokasi kejadian, berupa komputer 2 unit, mesin printer 2 unit, uang kertas, ratusan alat rapid test bekas dalam kemasan, dan ratusan alat pengambil sampel rapid test antigen yang masih belum digunakan.