Sindir Pelanggan Pakai Sendal Jepit, Begini Klarifikasi Ibunda Selebgram Caca Zeta
Dunia maya kembali dihebohkan dengan curhatan Happy Jehan, ibunda selebgram Caca Zeta. Happy Jehan selaku pemilik kafe Langit Seduh mengeluhkan soal perilaku beberapa pengunjungnya.
Dunia maya kembali dihebohkan dengan curhatan Happy Jehan, ibunda selebgram Caca Zeta. Happy Jehan selaku pemilik kafe Langit Seduh mengeluhkan soal perilaku beberapa pengunjungnya.
Jehan mengunggah cerita pengunjung yang memakai sandal jepit di akun Instagram pribadinya, @happyjehan, Selasa (28/7). Di unggahan tersebut, ia mengeluhkan banyaknya pengunjung yang memakai sandal jepit padahal kafenya bisa dibilang ‘premium’.
Sampai akhirnya Jehan membuat larangan pengunjung tak boleh memakai sandal jepit merk apapun. Baik itu sendal jepit murah atau mahal.
"Banyak sandal jepit mahal tapi kan nggak mungkin peraturan 'Dilarang masuk untuk sandal jepit murah'. 'Sandal di atas 5 juta silahkan masuk'. No choice, jadi larangannya global, semoga bisa dimengerti ya," tulis Happy Jehan,
Pakai Mukena dan Piyama
Instagram @happyjehan ©2020 Merdeka.com
Selain penggunaan sandal, Jehan juga mengeluhkan banyaknya pengunjung yang hanya mengenakan mukena dan piyama. Beberapa kali ia melihat pengunjung kafenya hanya mengenakan pakaian seadanya dan tak terlihat mewah. Menurutnya, hal tersebut tak sesuai dengan konsep rooftop kafe yang ia tawarkan.
Bahkan ia mengunggah foto pengunjungnya yang keadapatan mengenakan piyama. Meski wajahnya ditutupi stiker, foto tersebut sempat viral dan menuai protes dari warganet. Saat ini, foto tersebut sudah dihapus dari Instagram pribadinya.
"Kebayang nggak kalau Langit Seduh isinya modelan begini? Gue bisa downgrade shay, ini cerita nyata ya guys. Nggak bercanda gue!" lanjutnya.
Bahan Cibiran
Instagram @happyjehan ©2020 Merdeka.com
Niat awal hanya untuk mengingatkan pengunjung, momen tersebut viral dan menjadi bahan cibiran oleh warganet. Tak sedikit warganet yang mengomentari sikap Jehan terhadap pelanggan yang dianggap tak sesuai etika.
Meski begitu, Jehan memiliki alasan tersendiri soal peraturan yang ia buat tersebut. Alasan ini sekaligus menjawab pertanyaan warganet yang berbunyi, "Emang ada apa sama sandal jepit mbak? Apa karena sandal jepit diukur dengan kekayaan?".
"Sandalnya nggak dosa mbak cuma salah tempat aja. Kalau ke pantai nggak apa-apa. Pisau juga barang halal kalau untuk masak tapi jadi haram kalau untuk membunuh orang. Semoga anda mengerti ya mbak," balas Happy Jehan.
Pakai Sandal Jepit
Banyak warganet yang salah paham dengan maksud Jehan membuat larangan tersebut. Ia pun akhirnya menuliskan klarifikasi terkait larangan di kafenya yang menjadi viral. Menurutnya, pemakaian sandal tak akan jadi masalah jika digunakan sesuai tempatnya.
"Kamu akan bersalah kalau dibawa ke kondangan atau tempat hangout," tulisnya, sembari mengunggah foto sandal jepit.
Tulis Klarifikasi
Instagram @happyjehan ©2020 Merdeka.com
Jehan tak menyangka unggahannya bakal viral. Ia akhirnya menuliskan permintaan maaf kepada warganet meski ia tetap mempertahankan prinsip di kafenya soal aturan memakai sandal jepit.
"Cafe kami casual, boleh banget pakai baju santai. Kalau kalian punya baju tidur keren dan modis yang bisa dirangkap menjadi baju gaul silahkan saja. Tapi untuk sandal jepit (mahal/murah) mohon maaf demi tidak membeda-bedakan semua dilarang," papar Jehan.
Unggah Foto Pelanggan
Instagram @happyjehan ©2020 Merdeka.com
"Untuk foto customer (yang wajahnya sudah dicoret tapi dipermasalahkan) itu sebagai referensi saja ya gaes supaya terbayang yang mana yang sebaiknya dihindari," pungkasnya.