LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Kata Mutiara Perpisahan Bahasa Jawa yang Mengharukan

Jika kamu bingung harus mengucapkan atau menuliskan apa, berikut merdeka.com merangkum kata Mutiara perpisahan bahasa Jawa yang mengharukan:

2022-06-16 16:00:00
Sumut
Advertisement

Perpisahan seringnya menjadi momen yang mengharukan sekaligus menyedihkan. Pada saat perpisahan tak jarang seseorang menuliskan atau mengucapkan kata-kata perpisahan tertentu sebagai pesan yang akan selalu diingat nantinya.

Kata perpisahan pun bisa pula diucapkan dan dituliskan dengan berbagai Bahasa daerah masing-masing untuk lebih mendekatkan perasaan satu sama lain. Ini mungkin juga menjadi pesan yang tak terlupakan nantinya.

Jika kamu bingung harus mengucapkan atau menuliskan apa, berikut merdeka.com merangkum kata mutiara perpisahan bahasa Jawa yang mengharukan:

Advertisement

Kata Mutiara Perpisahan Bahasa Jawa Penuh Pesan dan Doa

1. "Kena iwake aja nganti buthek banyune.” (Berusahalah mencapai tujuan tanpa menimbulkan kerusakan)

2. "Dhemit ora ndulit, setan ora doyan." (Berupa doa dan harapan agar selalu diberi keselamatan, tidak ada suatu halangan dan rintangan)

Advertisement

3. "Urip iku urup." (Hidup itu hendaknya menyala atau memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita)

4. “Ala lan becik iku gegandhengan, kabeh kuwi saka kersaning Pangeran.” (Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan)

5. “Urip kang utama, mateni kang sempurna.” (Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya)

6. "Alon-alon asal kelakon." (Pelan-pelan yang penting tercapai)

7. "Seng nandur bakale ngunduh." (Yang berbuat akan mendapatkan hasilnya)

8. "Ra ono wong mulyo tanpo urip rekoso." (Tidak ada orang yang hidup sukses tanpa kerja keras)

9. "Ojo mabuk bondo, opo meneh mabuk dunyo, uripmu rekoso." (Jangan tergila gila dengan harta, apa lagi mabuk kekuasaan dunia, hidupmu sengsara)

10. "Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu." (Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar nasibmu baik).

11. "Memayu hayuning pribadi: memayu hayuning kulawarga, memayu hayuning sesama, memayu hayuning bawana." (Berbuat baik bagi diri sendiri, keluarga, sesama manusia, makhluk hidup dan seluruh dunia).

12. "Becik ketitik, ala ketara." (Perbuatan baik akan selalu dikenali, dan perbuatan buruk nantinya juga akan diketahui juga).

13. "Cekelana impenanmu, amarga yen impen mati, urip iku kaya manuk sing swiwine rusak, mula ora bisa mabur." (Berpegang teguh pada mimpi, karena jika mimpi mati, hidup adalah burung bersayap yang rusak, itu tidak bisa terbang)

14. "Nanging ora teges gampang pepes kentekan pangarep arep." (Bukan berarti putus asa ketika kehabisan harapan karena harapan selalu ada)

15. “Sabar iku ingaran mustikaning laku” (Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yg sangat indah dalam sebuah kehidupan)

Kata Mutiara Perpisahan Bahasa Jawa dan Teks Pidatonya

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Bapak Kepala sekolah ingkang setuhu kula bekteni.

Bapak Ibu guru ingkang dahat kinurmatan.

Serta rencang-rencang lan adhik-adhik ingkang kula tresnani.

Ing wekdal niki, mangga kita sedaya panjataken puji syukur dhumateng Gusti ingkang Maha Agung krana rahmatipun kita saged kempal ing acara perpisahan sakmenika kanthi sehat wal’afiat.

Bapak ibu guru ingkang kula bekteni, kula minangka wakil kelas X, ngaturaken sagunging panuwun dene bapak ibu guru sampun ikhlas maringi ilmu, pitedah-pitedah saha bimbingan ingkang mboten namung sekedhik paedahipun.

Kula mboten saged atur piwales punapa-punapa, namung atur pudya wonten ngarsaning pangeran mugi sedaya amal kesaenan angsal piwales kang samurwat saking gusti ingkang murbeng dumadi.

Ingkang kaping kalih, kula tansah ngaturaken maturnuwun lan pangapunten kangge bapak ibu guru ingkang dados kecewa, nelangsa lan nesu amargi kekhilafan kita sedaya.

Kula cekapi atur panampi pamitan punika, menawi wonten kiranging atur kula tansah nyuwun agunging pangkasama.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

(mdk/amd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.