LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Meski Kalah di Final Road to UFC, Jeka Saragih Cetak Sejarah Baru di Indonesia

Meskipun gagal, Jeka Saragih sudah menorehkan prestasi dan sejarah baru di Indonesia khususnya dalam cabang olahraga bela diri.

2023-02-07 11:15:00
Berita
Advertisement

Mimpi pupus sudah, petarung asal Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara yang secara mengejutkan lolos ke babak final Road to UFC itu harus menerima kekalahan telak dari petarung asal India, Anshul Jubli.

Jeka Saragih bertarung di babak final Road To UFC yang digelar di UFC Apex, Las Vegas, Amerika Serikat pada Minggu (5/2) itu Jeka kalah dengan TKO atau Technical Knockout dari Jubli. Dengan hasil ini, Jeka pun gagal mendapatkan tanda tangan kontrak UFC.

Meskipun gagal, Jeka Saragih sudah menorehkan prestasi dan sejarah baru di Indonesia khususnya dalam cabang olahraga bela diri.

Advertisement

Petarung Indonesia Pertama di Final Road to UFC.

Instagram/jekasaragih ©2023 Merdeka.com

Advertisement

Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah atau biasa disapa Ijeck mengungkapkan jika Jeka telah mencetak sejarah baru bagi petarung di Indonesia. Jeka berhasil jadi petarung Indonesia pertama yang mampu bertanding di Final Road to UFC.

"Walaupun kemarin Jeka Saragih @jekasaragih kalah, dia tetap menjadi sejarah baru di Indonesia. Dia berhasil jadi fighter Indonesia pertama yang mampu bertanding di Final Road to UFC," tulis Ijek melalui laman Instagram pribadinya. 

Jeka Saragih telah mengukir sejarah baru dan memotivasi para petarung-petarung di Indonesia khususnya di kelas MMA. Ijek juga memberi pesan pada Jeka agar tetap semangat, karena kalah dan menang adalah hal yang biasa. 

"Jeka, kalah dan menang itu hal yang biasa. Tetap berlatih dan terus semangat Jeka. Jadikan kekalahan kemarin menjadi motivasi untuk Jeka yang lebih hebat lagi" pungkas Ijek. 

Mendapat Tekanan dari Awal

Pada pertandingan final Road to UFC, Jeka Saragih sejak ronde pertama pertandingan sudah mendapatkan beberapa tekanan dari Anshul Jubli. Nampaknya petarung asal India itu sudah sangat siap untuk menghabisi Jeka.

Setelah ronde pertama tidak ada perubahan, Jeka sempat keluar dari tekanan Anshul, namun teknik Anshul yang begitu baik, Jeka kembali masuk dalam tekanan pada ronde kedua. Tekanan masih terus dilakukan oleh Jubli hingga Jeka tidak bisa melakukan perlawanan sedikitpun.

Anshul Jubli yang sudah dalam posisi unggul, tidak perlu memakan waktu lebih lama lagi di atas ring pertandingan, Jubli pun terus mengarahkan pukulan ke Jeka hingga tidak bisa melawan kembali. Wasit akhirnya memutuskan untuk memberhentikan pertandingan dan Jubli keluar sebagai juara di final Road to UFC kali ini.

Perjalanan Mulus Menuju Final

Instagram/jekasaragih ©2023 Merdeka.com

Melansir dari Liputan6.com (6/2), Road to UFC ajang yang dibuat khusus untuk para petarung dari benua Asia. Indonesia pun menjadi bagian dari salah satunya, Jeka Saragih yang membawa nama Indonesia itu berhasil lolos ke semi final setelah mengalahkan Pawan Maan Singh dari Singapura.

Pada babak semifinal, secara mengejutkan Jeka berhasil menghabisi petarung asal Korea, Ki Won Bin dengan TKO.

Dalam menghadapi laga puncak, Jeka Saragih sudah melakukan berbagai persiapan seperti latihan intensif di Amerika Serikat sejak akhir tahun 2022 lalu.

"Jeka terus berlatih di Amerika sejak November. Semua biaya Jeka disana kami yang tanggung," ucap pihak perwakilan Mola, selaku pemegang hak siar, Mirwan Suwarso dikutip dari Liputan6.com (6/2).

(mdk/adj)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.