LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Jenis Kata Nomina, Pengertian, Penggunaan, Beserta Contohnya

Nomina merupakan kata benda. Jenis kata nomina adalah kata yang menunjukkan nama dari semua benda dan segala sesuatu yang dibendakan. Jenis kata nomina ditandai dengan tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak, tetapi dapat dinegatifkan dengan kata bukan.

2022-08-25 12:30:00
Sumut
Advertisement

Menurut Keraf, pembagian kelas kata dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi empat, yaitu kata benda (nomina), kata kerja (verba), kata sifat (adjektiva), dan kata tugas.

Nomina merupakan kata benda. Jenis kata nomina adalah kata yang menunjukkan nama dari semua benda dan segala sesuatu yang dibendakan. Jenis kata nomina ditandai dengan tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak, tetapi dapat dinegatifkan dengan kata bukan.

Dalam sebuah kalimat, kata benda dapat berperan sebagai subjek, objek langsung, objek tidak langsung, pelengkap subjek, pelengkap objek, appositif, atau kata sifat. Berikut rangkuman jenis kata nomina, penggunaan, beserta contohnya:

Advertisement

Ciri-Ciri Kata Nomina

Dari segi sintaktisnya jenis kata nomina mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

1. Dalam kalimat yang predikatnya verba, nomina cenderung menduduki fungsi subjek, objek, atau pelengkap.

Advertisement

2. Nomina tidak dapat diingkarkan dengan tidak, misalnya tidak musuh, tapi bisa diingkarkan dengan bukan, bukan musuh

3. Lazimnya nomina dapat diikuti oleh adjektiva, baik secara langsung maupun dengan perantara kata yang. 

Guna   mengenali   jenis   kata   nomina,   kita   dapat mengujinya  antara  lain  dengan  menambahkan yang  +  KS  (kata  sifat) atau yang sangat+  KS  (kata  sifat) di  belakang  kata  yang  diuji. 

Kata-kata seperti buku, pintu,  jendela, kucing, dan  pacar tergolong  sebagai  kata  benda karena   dapat   diikuti   oleh   kedua   jenis   kombiasani   di   atas.  

Berikut contoh pembuktian pernyataan tersebut:

kucing + yang cantik (KS)

pengetahuan + yang sangat penting(KS)

pintu + yang kokoh (KS)

pacar +  yang sangat baik (KS)

jendela + yang rapuh (KS)           

pikiran + yang cemerlang(KS)

Selain kata benda yang memang nyata-nyata merupakan nama dari suatu benda  ada  dua  jenis  kata  lagi  yang  juga  mengacu  kepada  benda,  yaitu  kata  ganti (promina)dan kata bilangan (numeralia).

Promina adalah kata yang dipakai untuk mengacu  kepada  nomina  lain  sedangkan  numeralia  adalah  kata yang  dipakai untuk menghitung banyak orang, binatang, atau barang.

shutterstock

Jenis Kata Nomina

Jenis kata nomina dibagi menjadi nomina dasar dan nomina turunan, berikut penjelasannya:

- Nomina Dasar

Dalam bahasa Indonesia ada nomina yang terdiri atas kata dasar. Karena sifat tersebut, nomina seperti itu berbentuk monomorfemik. Contoh : gambar, kemeja, rumah, batang, adik, dan lain-lain.

- Nomina Turunan

Nomina turunan bersifat polimorfemis. Oleh karena nomina turunan dibentuk dari nomina dasar atau kategori kata yang lain, khususnya verba dan adjektiva. Pada umumnya nomina turunan dibentuk dengan menambahkan prefiks, sufiks, atau konfiks. Contoh : pembeli, perbuatan, kekuatan, dan lain-lain.

Menurut wujudnya, jenis kata nomina dibedakan menjadi:

Kata benda kongkret

Yaitu nama dari benda-benda yang dapat ditangkap oleh pancaindera, misalnya rumah, batu, binatang, tanah, api, pemukul, panah.

Kata benda abstrak

Yaitu nama-nama benda yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera, misalnya keagungan, kehinaan, kebesaran, kekuatan, kemanusiaan, pencucian, pencurian.

Penggunaan Jenis Kata Nomina

Penggunaan jenis kata nomina yaitu untuk menjelaskan benda. Penggunaan nomina di samping untuk menunjuk benda juga dipakai sebagai berikut:

1. Sebagai penggolong benda, yang dipakai bersama numeralia untuk menandai kekhususan nomina tertentu. Contoh: bahu, carik, kecap, pucuk.

2. Nomina tempat dan arah, seperti kanan, kiri, barat, selatan.

3. Tiruan bunyi, seperti aum, deram, deru, krang kring.

4. Makian, seperti monyet, anjing, bangsat.

5. Sapaan, dibagi atas enam:

- nama diri, seperti Mari ke sini, Siw.

- nomina kekerabatan: Dik, kok baru pulang?

- gelar dan pangkat: Selamat pagi, Prof.

- kata pelaku yang berbentuk pe + verb: Pendengar yang terhormat.

- bentuk nomina + -ku: oh Tuhanku, ampuni dosa-dosaku.

- nomina lain: Ini jaket Tuan.

6. Kuantita, seperti Bidang, cekak, gelas, hasta ,langkah pikul, bongkah, depa, goni, ikat, onggok puntung Canting, dulang, guci, kepal,papan, tusuk

7. Ukuran, seperti gram, kilo, ons, sentimeter, kilogram, inci.

8. Petunjuk waktu, seperti kemarin, lusa, besok, petang, malam, zaman.

9. Hipostatis, yaitu kata berkelas apa saja yang “diangkat” dari wacana dan dibicarakan dalam metabahasa, misalnya kata berat dalam kalimat “berat terdiri dari lima fonem, dan maknanya berlawanan dengan ringan”.

(mdk/amd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.