Hanya Boleh Dikunjungi Bangsawan Eropa, Ini 4 Fakta Unik Kolam Renang Tertua di Medan
Kolam Renang Paradiso yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, Medan merupakan salah satu bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi. Dulunya, kolam renang ini menjadi primadona bagi masyarakat Medan dan menjadi pusat kegiatan olahraga, khususnya renang.
Kota Medan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia. Sejak sebelum kemerdekaan, kota ini telah menjadi salah satu kota modern yang maju akan sektor perekonomiannya. Di kota ini, ada banyak bangunan sejarah peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh.
Salah satunya adalah Kolam Renang Paradiso, yang terletak di Jalan Sisingamangaraja Medan. Kolam renang ini merupakan salah satu bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi. Dulunya, kolam renang ini menjadi primadona bagi masyarakat Medan dan menjadi pusat kegiatan olahraga, khususnya renang.
Kolam Renang Tertua di Kota Medan
Sumber: semedan.com ©2020 Merdeka.com
Dilansir dari Semedan, Kolam Renang Paradiso merupakan kolam renang pertama yang ada di Kota Medan. Kolam renang ini sudah ada jauh sebelum kemerdekaan dan merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda.
Kolam Renang Paradiso dibangun oleh seorang arsitek dari Belanda, bernama JM Hans Groenewegen. Pembangunan bangunan ini dimulai sekitar tahun 1917 hingga 1918. Kolam renang ini dibangun bersamaan dengan terbentuknya Persatuan Renang Medan pada 1924.
Hanya Boleh Digunakan oleh Bangsawan Eropa
Sumber: semedan.com ©2020 Merdeka.com
Selain menjadi kolam renang tertua di Kota Medan, Kolam Renang Paradiso dulunya hanya diperuntukkan bagi bangsawan Eropa dan keluarga Kesultanan Deli saja. Sementara masyarakat biasa tidak boleh menggunakan kolam renang ini.
Kolam renang ini dulunya adalah tempat berkumpulnya para bangsawan Eropa dan keluarga Kesultanan Deli yang hobi berenang. Dalam bahasa Belanda disebut dengan Medansche Zwembad Vereniging atau Perkumpulan Perenang Medan. Namun, setelah Indonesia merdeka, kolam renang ini akhirnya dibuka untuk umum.
Pencetak Atlet Renang Nasional
Sejarah Kota Medan tidak bisa dilepaskan dari keberadaan kolam renang yang sudah ada sejak abad 19 ini. Bahkan, Kolam Renang Paradiso telah mencetak sejumlah atlet perenang nasional, seperti legenda renang Radja Mursinal Nasution juga berlatih di kolam ini.
Cagar Budaya Kota Medan
Keberadaan Kolam Renang Paradiso telah menjadi saksi bisu atas sejarah perjalanan Kota Medan. Oleh karena itu, kolam renang ini masuk dalam salah satu cagar budaya di Kota Medan.
Kolam renang ini yang dulunya digunakan sebagai lokasi peristirahatan dan pemandian pihak Kesultanan Deli harus terus dirawat dan ditata dengan sebaik-baiknya demi kepentingan seluruh masyarakat.