LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Habiskan 12,9 M Tapi Mangkrak, Warga Percut Sei Tuan Pertanyakan Pembangunan Jembatan

Warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan dibuat resah dan kebingungan lantaran proyek pembangunan jembatan yang tak kunjung selesai sampai saat ini.

2023-01-19 11:33:00
Sumut
Advertisement

Warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan dibuat resah dan kebingungan lantaran proyek pembangunan jembatan yang tak kunjung selesai sampai saat ini.

Proyek yang dikerjakan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang itu sudah menggelontorkan dana sebesar 12,9 miliar yang seharusnya sudah selesai pada September 2022 lalu. Namun, hingga saat ini proyek itu masih mangkrak dengan kondisi yang dibiarkan begitu saja.

Salah seorang warga setempat bernama Jhon mengatakan, proyek jembatan itu sudah terbengkalai sejak lama dan tidak ada kelanjutan dari pihak-pihak terkait.

Advertisement

"Jembatan itu harusnya selesai bulan September (30/9), tapi tidak tahu kerjanya mereka seperti apa sampai saat ini gak selesai-selesai," ungkap Jhon dikutip dari akun Instagram @tkpmedan, Rabu (18/1).

Tidak Ada Tindak Lanjut

Advertisement

Instagram/tkpmedan ©2023 Merdeka.com

Dalam cuplikan video milik @tkpmedan, terlihat kondisi proyek jembatan yang masih mangkrak. Masyarakat sekitar pun dalam kesehariannya justru menggunakan sebuah jembatan yang hanya bersifat sementara dan sudah tidak layak lagi untuk dilewati kendaraan.

"Bukan hanya jembatan yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar itu belum selesai, tetapi jembatan sementara juga tidak mereka rawat untuk masyarakat," terang Jhon.

Sampai saat ini, Jhon mengaku pihak-pihak terkait seakan tidak bertanggung jawab terhadap proyek yang menghabiskan dana miliaran tersebut. Selain itu, jembatan sementara juga membahayakan bagi pengendara.

"Jembatan sementara itu kan harusnya tanggung jawab kontraktor, namun sampai saat ini tidak pernah dirawat dan kondisinya mengkhawatirkan," katanya.

Gunakan Dana Masyarakat

Instagram/tkpmedan ©2023 Merdeka.com

Jhon mengungkapkan bahwa jembatan sementara ini sudah sering roboh dan sangat menyusahkan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Mengingat jembatan ini merupakan satu-satunya akses dari desa Tanjung Rejo dengan desa lainnya.

"Warga kesal terhadap pemborong yang tidak bertanggungjawab. Harusnya perawatan jembatan sementara ini menggunakan biaya kontraktor, tapi sampai saat ini tidak ada kepastian. Akhirnya perawatan jembatan menggunakan dana masyarakat," tandasnya.

Jhon beserta warga setempat yang terkena dampak pembangunan jembatan itu berharap pihak berwenang untuk segera menindaklanjuti proyek jembatan tersebut karena sudah melewati batas waktu yang sudah direncanakan.

"Kami berharap pihak berwenang termasuk Pak Edy Rahmayadi untuk segera memperhatikan jembatan ini karena sudah lewat batas waktu," harap Jhon.

(mdk/adj)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.