LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Gasak Uang Rp6,5 Juta, Polisi Gadungan Ini Tipu Korbannya dengan Modus Ajak Nikah

Seorang wanita asal Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) bernasib apes setelah dirinya menjadi korban penipuan seorang polisi gadungan.

2021-03-05 17:45:00
Polisi Gadungan
Advertisement

Seorang wanita warga Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) berinisial RS (20), bernasib apes setelah dirinya menjadi korban penipuan seorang polisi gadungan.

RS mengaku pertama kali berkenalan dengan pelaku yang berinisial CS, di salah satu rumah makan di Kota Palembang. Saat berkenalan, CS mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Brigade Polisi Satu (Briptu).

“Saya kenalan dengan dia di bulan November 2020 lalu. Dia mengaku bertugas di Polda Sumsel,” kata RS, saat berada Polda Sumsel pada Kamis (4/3).

Advertisement

Melansir dari Liputan6.com, berikut modus yang dilakukan pelaku terhadap korban.

Modus Ajak Nikah

Baru beberapa bulan kenal, RS dan CS akhirnya menjalin hubungan pada bulan Januari 2021 lalu. CS pun mencoba meyakinkan RS bahwa hubungan mereka serius dengan mengajak RS untuk menikah.

Advertisement

RS mengatakan, padahal CS berencana akan mengajak keluarganya menyambangi rumahnya untuk melakukan prosesi lamaran di Palembang pada Jumat (5/3).

“Padahal rencana kami, besok CS sekeluarga akan ke rumah, untuk menentukan tanggal pernikahan. Dia sendiri yang mengajak saya menikah pertama kali,” ujarnya.

Tak Dapat Dihubungi

Namun, sebelum proses lamaran berlangsung, CS ternyata tidak bisa dihubungi. Bahkan saat ditelepon, CS tidak pernah menggubris RS.

Sebelumnya, RS sempat mentransfer uang sebesar Rp6,5 juta kepada CS setelah terbuai oleh rayuan pelaku yang mengatakan akan membelikannya mahar pernikahan.

Korban Sempat Curiga

Sebelum hilang kontak, RS mengaku sempat menaruh curiga ke CS. Pasalnya, CS tidak pernah mau mengantarnya ke depan rumahnya di Palembang.

“Dia cuma mengantar saya di depan lorong saja, tidak pernah sampai ke rumah. Sekarang, nomor WhatsApp dia kadang aktif, kadang tidak. Lalu kami hilang kontak begitu saja,” ujarnya.

Dilaporkan ke Polisi

Atas kejadian ini, akhirnya RS melaporkan pelaku ke polisi. Kuasa Hukum RS, Billy De Oscar mengatakan, kliennya masih berusaha menghubungi CS, namun hingga kini keberadaan CS tidak diketahui.

"Kami berharap agar polisi segera menangkap CS untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.

(mdk/far)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.