LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Diduga Stres karena Tugas Sekolah, Siswa SD di Dairi Nekat Bunuh Diri Minum Racun

Seorang siswa SD di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, meninggal karena bunuh diri. Diduga lantaran stres berat karena tugas sekolah.

2021-10-05 12:58:00
Bunuh diri
Advertisement

Nasib pilu dialami oleh seorang siswa salah satu sekolah dasar (SD) di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara (Sumut). Siswa berinisial AS tersebut meninggal karena bunuh diri, diduga lantaran stres berat karena tugas sekolah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Polsek Sidikalang, Inspektur Polisi Satu Sukanto Berutu pada Senin (4/10).

"Ini kasus kedua yang terjadi, di mana sebelumnya bunuh diri. Namun dalam kasus ini bukan berarti pihak sekolah yang bersalah," kata Sukanto.

Advertisement

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 20 September 2021 lalu. Terkait penyebab aksi nekat korban, hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Masih kami selidiki, namun kabar yang beredar seperti itu (stres karena tugas sekolah)," tambah Sukanto.

Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

Advertisement

Minum Racun

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (20/9). Sukanto menjelaskan, saat itu, AS nekat melakukan aksi bunuh dirinya dengan meminum racun rumput herbisida di sekitar tempat tinggalnya di Kecamatan Sitinjo.

Ia ditemukan oleh orangtuanya di lahan perladangan, tepat di belakang rumahnya.

Mengetahui sang anak usai meminum racun, orangtua AS pun langsung membawa AS ke rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan medis.

Kondisinya Sempat Membaik

AS saat itu langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sidikalang. Ia sempat dirawat di rumah sakit selama tiga hari, namun setelah itu oleh dokter Ia diperbolehkan pulang ke rumah.

Namun, setelah beberapa hari kondisi AS justru menurun. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit lagi untuk mendapatkan perawatan. Sayangnya, tak lama Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
 
"Kemudian oleh perlindungan anak dibawa untuk perawatan medis lagi. Namun, kemarin anak itu meninggal dunia," ujar Sukanto.

(mdk/far)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.