Cara Merawat Sugar Glider bagi Pemula, Ini yang Perlu Disiapkan
Sugar glider adalah hewan peliharaan yang agak vokal dan memiliki berbagai suara untuk memberitahumu saat mereka kesal, ketakutan, lapar, dan banyak lainnya. Mereka biasanya akan memberikan peringatan yang dapat didengar ketika mereka marah sebelum mencoba menggigit.
Sugar Glider mungkin belum menjadi hewan peliharaan yang umum di Indonesia. Penyebarannya sendiri ada di Indonesia dan Australia. Melansir dari laman jayapura.karantina.pertanian.go.id, sebenarnya sugar glider sendiri termasuk hewan langka dan perlu dilindungi.
Sugar glider masuk dalam kategori Appendix 2, yaitu adalah hewan yang dilindungi di alam liarnya, sehingga ada pembatasan dan pengontrolan terkait perburuan dan penjualannya.
Namun beberapa orang, bahkan di media sosial, sugar glider telah menjadi hewan peliharaan hingga di Amerika maupun Eropa.
Bagi kamu yang menemukan sugar glider dan berencana merawatnya sementara sebelum dikembalikan ke pihak berwenang, berikut merdeka.com merangkum cara merawat sugar glider bagi pemula:
Perilaku dan Temperamen Sugar Glider
©2021 Merdeka.com/pixabay
Cara merawat sugar glider mula-mula yaitu dengan memahami karakternya. Sugar glider adalah hewan yang cepat, suka memanjat, dan akan meluncur dari satu tempat ke tempat lain jika ruang mereka memungkinkan. Pun, sebagai hewan nokturnal (artinya mereka paling aktif di malam hari), mereka suka meringkuk di sarang di siang hari untuk tidur.
Karena sugar glider adalah hewan bagus dalam bersosialisasi, umumnya ideal untuk memiliki lebih dari satu sugar glider, satu jantan dan beberapa betina. Namun, biasanya yang terbaik adalah menjauhkan mereka dari hewan peliharaan dari spesies lain di rumah, karena mereka dapat melukai satu sama lain.
Interaksi manusia secara teratur sangat penting jika ingin sugar glidermu terikat denganmu. Membiarkan sugar glider naik di saku baju atau di kantong yang menggantung di leher adalah cara mudah untuk berinteraksi dengannya sepanjang hari.
Jika sugar glider tidak terbiasa dipegang, mungkin perlu beberapa saat untuk membuatnya nyaman dipeluk. Sugar glider umumnya bukan hewan peliharaan yang agresif, tetapi mereka akan menggigit jika merasa terancam atau ketakutan. Jadi kuncinya adalah bersabar dan lembut saat menanganinya, tulis laman thesprucepets.com.
Selain itu, sugar glider adalah hewan peliharaan yang agak vokal dan memiliki berbagai suara untuk memberitahumu saat mereka kesal, ketakutan, lapar, dan banyak lainnya. Mereka biasanya akan memberikan peringatan yang dapat didengar ketika mereka marah sebelum mencoba menggigit.
Tempatkan Kandang dengan Benar
Sugar glider tentu membutuhkan tempat tinggal yang nyaman. Karena suka bermain dan meluncur, sangat disarankan menyiapkan kandang yang berukuran besar. Kandang yang lebarnya 24 inci dengan tinggi 36 inci adalah ukuran minimum yang baik untuk sepasang sugar glider.
Jangan gunakan kandang yang terbuat dari baja galvanis karena bisa berkarat dan membuat sugar glider terserang infeksi kandung kemih. Gunakan kandang yang terbuat dari jaring atau dengan jeruji horizontal sehingga bisa digunakan untuk memanjat.
Baki Besar untuk Alas Kandang
Cara merawat sugar glider bagi pemula yaitu dengan menyiapkan baki besar untuk alas kandang. Baki besar sebagai alas di dalam kandang untuk tempat menampung kotoran dan sisa makanan agar lebih mudah dibersihkan.
Jangan menggunakan alas yang terbuat dari kayu, bantalan anjing atau beberapa jenis minyak keras karena bisa mengganggu pernapasan sugar glider. Pastikan alas tidak mengandung bahan beracun. Sementara, pasir atau koran bekas dan diganti satu minggu sekali.
Makanan Sugar Glider
Cara merawat sugar glider juga harus memperhatikan makanan yang tepat dan sehat baginya.
Di alam liar, makanan sugar glider meliputi nektar dan getah dari pohon. Tapi sugar glider adalah omnivora, artinya mereka memakan tumbuhan dan hewan. Jadi selain nektar dan getah, mereka juga mengonsumsi buah-buahan, serangga, bahkan burung kecil atau hewan pengerat.
Buah-buahan dan sayuran segar harus ditawarkan dalam jumlah sedang, kurang dari 10 persen dari total makanan, karena banyak yang kekurangan vitamin, mineral, dan protein esensial dan sebagian besar mengandung air.
Banyak pemilik meletakkan makanan di mangkuk makanan kecil di pagi dan malam hari. Tetapi beberapa sugar glider cenderung merumput, daripada makan makanan lengkap sekaligus. Jadi jangan khawatir jika kamu melihat sisa makanan, tetapi buang sisa makanan sebelum makan berikutnya untuk mencegahnya membusuk.
Pastikan juga makanan yang kamu berikan tidak mengandung zat pewarna, pengawet dan pemanis buatan yang tidak alami. Jangan lupa untuk memberi air minum yang disaring atau bukan air tanah, dan jangan sampai wadahnya kosong.
Sugar glider merupakan hewan retan terhadap beberapa infeksi bakteri dan parasit. Kalau hewan satu ini mengalami dehidrasi, lesu, dan kekurangan gizi, mungkin sedang terinfeksi kuman-kuman itu. Sebagian besar infeksi bakteri dan parasit yang terjadi pada hewan satu ini karena buah dan sayuran yang tidak dicuci. Jadi, bersihkan secara menyeluruh makanan yang diberikan ke sugar glider.
Periksakan ke Dokter
©2021 Merdeka.com/pixabay
Tidak semua orang bisa ditanyai cara merawat sugar glider yang benar karena memang sugar glider bukan hewan peliharaan yang umum. Jika ada yang aneh dengan kondisi sugar glider, penting untuk membawanya ke dokter sebab dokter akan mengetahui tindakan apa yang baik untuk diambil.
Demikian cara merawat sugar glider di rumah. Pastikan jangan merawat sugar glider dari pasar gelap, dan laporkan perdagangan illegal sugar glider jika mengetahuinya untuk melestarikan sugar glider di hutan Papua.