Bupati Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari, Ini Kabar Terbaru Longsor di Tapsel
Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari pasca tanah longsor yang terjadi di kawasan proyek PLTA Batang Toru pada Kamis (29/4).
Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan, Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari, yakni sejak 30 April sampai 13 Mei 2021.
Hal ini dalam rangka percepatan penanganan darurat pasca peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Kamis (29/4) di kawasan proyek PLTA Batang Toru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Akibat peristiwa itu, 13 orang dikabarkan tertimbun longsor yang sampai saat ini beberapa korban masih dalam pencarian petugas. Melansir dari Liputan6.com, berikut perkembangan proses evakuasi korban tanah longsor tersebut.
Pencarian Korban Masih Berlanjut
liputan6.com ©2021 Merdeka.com
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan, sampai saat ini petugas masih terus melakukan pencarian korban, serta pembersihan jalan dari material longsoran dengan alat berat.
Proses evakuasi ini mengalami beberapa kendala, mulai dari kondisi medan yang berat hingga keterbatasan alat.
"Berdasarkan laporan di lapangan, tim gabungan masih melakukan giat operasi pencarian dan pembersihan. Beberapa kendala, baik dari keterbatasan alat, kondisi cuaca, kondisi akses dan medan yang berat, masih mewarnai upaya pencarian korban lainnya," kata Raditya pada Selasa (4/5).
Dirikan Posko di Lokasi
liputan6.com ©2021 Merdeka.com
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan telah mendirikan posko bersama tim gabungan lainnya di Kecamatan Marancar.
Pendampingan di posko tanggap darurat juga diberikan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain itu, petugas terus melakukan rapat koordinasi dan evaluasi penanganan darurat setiap hari.
"Serta memberikan sosialisasi dan imbauan kepada warga yang tinggal di daerah rawan longsor," sebut Raditya.
9 Korban Meninggal Ditemukan
Terkait evakuasi korban, tim SAR kembali menemukan jasad korban longsor pada Senin (3/5). Korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB dalam keadaan utuh.
"Mayat ditemukan dalam kondisi utuh di pondok batas Lingkungan I Desa Rianiate, Kecamatan Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan, Hotmatua Rambe.
Sehingga, sampai saat ini sebanyak 9 korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 4 orang lainnya yang diperkirakan masih tertimbun masih dalam pencarian.
"Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang," sebut Hotmatua.