Bukti Perjuangan Rakyat Batak, Ini 3 Fakta Unik Istana Sisingamangaraja Sumut
Sisingamangaraja XII menjadi salah satu raja terkenal di Indonesia. Berasal dari Sumatra Utara, Sisingamangaraja XII begitu dikenal luas dengan aksi heroiknya melawan kolonial Belanda. Ia beserta keluarga sempat menjadi buron pihak Belanda setelah berhasil menghancurkan istana di Bakkara tahun 1883.
Sisingamangaraja XII menjadi salah satu raja terkenal di Indonesia. Berasal dari Sumatra Utara, Sisingamangaraja XII begitu dikenal luas dengan aksi heroiknya melawan kolonial Belanda. Ia beserta keluarga sempat menjadi buron pihak Belanda setelah berhasil menghancurkan istana di Bakkara tahun 1883.
Cerita heroik Sisingamangaraja XII berakhir pada tahun 1907. Tepat pada 17 Juni, Sisingamnagaraja XII menghembuskan napas terakhirnya setelah ditembak oleh musuh. Ia meninggalkan sebuah istana yang dikenal dengan nama Istana Sisingamangaraja.
Mengenang jasa Sisingamangaraja XII beserta rakyat Batak terhadap tanah air, tak sedikit orang berkunjung ke istana yang terletak di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara tersebut. Meski harus menempuh perjalanan selama 6 jam dari ibu Kota Sumatra Utara, para wisatawan tak akan kecewa menilik peninggalan Sisingamangaraja XII ini.
Patut untuk dikunjungi, Istana Singamangaraja tak hanya sarat akan cerita sejarahnya yang kental. Para pengunjung Istana Sisingamangaraja juga akan mendapat pemandangan yang indah saat berkeliling. Menilik Istana Sisingamangaraja, berikut deretan fakta uniknya yang berhasil dirangkum oleh Merdeka.
Pernah Dibakar Dua Kali
©2021 Merdeka.com/seindotravel
Istana Sisingamangaraja memiliki sederet perjalanan panjang hingga berdiri seperti sekarang. Istana peninggalan Sisingamangaraja XII ini menurut sejarah pernah dibakar oleh pasukan Tuanko Rao (Bonjol) pada tahun 1825 dan pasukan Belanda pada tahun 1878. Istana Sisingamangaraja baru direnovasi pada tahun 1978 oleh pemerintah Indonesia.
Terdapat Beberapa Rumah
©2021 Merdeka.com/seindotravel
Memasuki Istana Sisingamangaraja, wisatawan akan disuguhi beberapa rumah adat Batak. Rumah-rumah tersebut menggunakan ornamen ukir asli Batak yang dikenal dengan nama Orga.
Bendera berwarna merah dengan gambar dua pedang juga akan ditemui wisatawan jika berkunjung ke Istana Sisingamangaraja. Ada pula sumur tua dan beberapa peninggalan Sisingamangaraja. Tugu Raja Oloan juga akan ditemui wisatawan saat berkunjung.
Terdapat Makam Sisingamangaraja Terdahulu
©2021 Merdeka.com/seindotravel
Tak hanya berisi deretan saksi hidup Sisingamangaraja XII, di dalam Istana Sisingamangaraja juga terdapat dua makam dari raja terdahulu. Raja tersebut adalah Sisingamangaraja X dan Sisingamangaraja XI.
Pengunjung juga akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang begitu indah di kompleks istana dengan luas sekitar 100 m x 100 m ini.