Bawa Uang Ratusan Juta dan Emas, Begini Nasib Kakek 98 Tahun Nyasar Lupa Alamat Rumah
Viral di media sosial, seorang kakek 98 tahun tersasar saat hendak pulang ke kampung halamannya di Sumatra Selatan dengan membawa uang ratusan juta rupiah dan emas.
Baru-baru ini, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang kakek yang sudah renta tersasar saat hendak pulang ke kampung halamannya di Sumatra Selatan.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @seputarkotapalembang pada Rabu (8/9), kakek tersebut ditemukan oleh polisi yang kemudian mendapati bahwa kakek tersebut membawa uang ratusan juta dalam sebuah tas yang Ia tenteng.
Menurut keterangan, kakek tersebut sudah 'pikun' dan mengalami masalah pada pendengarannya. Ia juga mengaku lupa alamat rumahnya saat ditanya oleh personel polisi tersebut.
Beruntungnya, kabarnya kakek tersebut kini sudah berhasil bertemu dengan keluarganya.
Penasaran bagaimana kronologinya? Berikut informasi selengkapnya.
Bawa Uang Ratusan Juta dan Emas
Instagram/@seputarkotapalembang ©2021 Merdeka.com
Menurut keterangan di unggahan itu, kakek ini diketahui hendak pulang ke kampung halamannya. Namun, saat hendak naik travel, Ia lupa di mana alamat rumahnya.
Kemudian, oleh sopir travel jurusan Palembang-Pali tersebut kakek itu diantar ke Mapolsek Talang Ubi.
Di pos polisi, polisi mendapati kakek tersebut membawa uang sekitar Rp150 juta di dalam tas hitam yang Ia bawa dan emas dengan berat 1/4 kilogram di kantong celana yang Ia pakai.
Polisi juga menemukan sebuah tiket travel dari Pendopo Empat Lawang menuju Palembang. Dari situ lah polisi mengetahui kalau kakek tersebut berasal dari Pendopo Empat Lawang, bukan Pendopo Talang Ubi, Pali.
Berhasil Bertemu dengan Keluarga
Instagram/@inimedanbungg ©2021 Merdeka.com
Polisi pun kemudian membantu kakek tersebut mencari keluarganya. Pihak polisi Polsek Talang Ubi berkoordinasi dengan pihak travel di Pendopo Empat Lawang untuk mencari keluarga si kakek.
Beruntungnya, polisi berhasil menghubungi keluarga sang kakek dan akhirnya keluarga menjemput kakek di lokasi. Dari pihak keluarga, diketahui kakek tersebut bernama Masili yang berusia 98 tahun.