Band Era 2000-an Kembali Jaya, Ini Dia 5 Rekomendasi Lagu Galau Beserta Maknanya
Perpaduan antara irama yang syahdu dan lirik lagu yang mudah diingat membuat band era 2000-an memiliki tempat di relung hati para penggemarnya. Meskipun banyak musisi baru yang terjun ke dunia musik, band era 2000-an kembali naik daun karena karyanya yang sangat berkesan.
Tahun 2000-an sering disebut sebagai tahun emas bagi para musisi di Indonesia. Banyak penyanyi solo maupun grup berhasil memberikan karya-karya hits yang hingga saat ini masih sering terdengar.
Perpaduan antara irama yang syahdu dan lirik lagu yang mudah diingat membuat band era 2000-an memiliki tempat di relung hati para penggemarnya. Meskipun banyak musisi baru yang terjun ke dunia musik, band era 2000-an kembali naik daun karena karyanya yang sangat berkesan.
Mendengarkan lagu dari band era 2000-an ibarat mengendarai mesin waktu yang mampu membuat hati bernostalgia. Karya mereka menemani proses bertumbuh, tak terkecuali saat berada pada fase patah hati.
Simak rekomendasi lagu galau dari band era 2000-an berikut ini :
1. Manusia Bodoh-Ada Band
Rekomendasi lagu galau dari band era 2000-an yang pertama berasal dari grup Ada Band. Band asal Jakarta yang dibentuk pada 1996 tersebut semula mengawali kariernya dengan nama B To 90’s. Sempat beberapa kali mengalami pergantian personel, kini Ada Band beranggotakan Naga sebagai lead vocal, Dika dengan bass, Marshal dengan gitar, dan Adi sebagai pemain drum.
Bagi pencinta musik Tanah Air, lagu-lagu dari Ada Band pasti sudah tidak asing lagi. Bahkan bisa jadi karya mereka yang menemani hari-hari patah hatimu, termasuk lagu manusia bodoh.
Manusia bodoh dipublikasikan pada 2 Mei 2005, lagu ini bercerita mengenai suatu hubungan yang pada awalnya terasa manis dan indah, namun seiring berjalannya waktu justru berujung pada penderitaan.
Hanya kepedihan
Yang selalu datang menertawakanku
Dia belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku
Lirik yang sangat menyayat hati tersebut mencerminkan “manusia bodoh”, seseorang yang tanpa sadar terhanyut dan dibodohi oleh sang kekasih hingga saat semua penderitaan bertumpuk menjadi segunung penyesalan besar dalam hidupnya.
Lagu tersebut berakhir pada cerita seseorang yang dihadapkan dalam sebuah kebimbangan, yakni menghindar, bersembunyi, atau bertahan untuk menghadapinya.
2. Selepas Kau Pergi-La Luna
Band era 2000-an satu ini memiliki nama La Luna yang diambil dari Bahasa Spanyol yang berarti Sang Rembulan. Didirikan di Bandung pada 2 Januari 2000 oleh Manik sang vokalis, Uti dengan gitar, Boyan dengan drum, dan Erwin dengan bass.
La Luna merupakan salah satu band yang cukup populer pada masanya, band tersebut membawakan lagu-lagu bertema percintaan dengan liriknya yang melankolis. La Luna semakin populer saat mempublikasikan lagu “Selepas Kau Pergi” pada 2004.
Selepas Kau Pergi menampilkan kesedihan seseorang usai berpisah dengan kekasihnya, sisa rasa dan harapan yang masih ada membuatnya merasa hampa saat mantan kekasihnya sudah memiliki kekasih baru.
Selepas kau pergi
Tinggallah disini ku sendiri
Ku merasakan sesuatu
Yang telah hilang di dalam hidupku
Cuplikan lirik tersebut menceritakan keadaan seseorang pasca ditinggalkan kekasihnya hingga merasa ada yang hilang di dalam hidupnya.
Seseorang dalam lagu tersebut merasa bahwa mantan kekasihnya juga merasakan hal yang sama, yakni masih terdapat sisa rasa meskipun hubungan mereka telah usai. Bak ditampar realita, pada kenyataannya sang mantan kekasih telah menemukan pengganti dirinya. Lagu tersebut berakhir dengan pesan bawa “Cinta memang tak harus memiliki”.
3. Tapi Bukan Aku - Kerispatih
Kerispatih merupakan band era 2000-an yang diprakarsai oleh 4 orang mahasiswa Institut Musisi Indonesia pada 21 April 2003. Saat ini Band tersebut beranggotakan Anton, Fandy, dan Arief.
Pada album “Kenyataan Perasaan”, lagu Tapi Bukan Aku menjadi salah satu single hits yang hingga saat ini masih memiliki banyak penggemar. Tapi Bukan Aku menceritakan tentang kisah seseorang yang menyadari bahwa dirinya telah menyakiti perasaan sang kekasih, sehingga memilih untuk mengakhiri hubungannya.
Aku memang manusia paling berdosa
Khianati rasa demi keinginan semu
Lebih baik jangan mencintaiku aku dan semua hatiku
Karena takkan pernah kau temui, cinta sejati
Lirik lagu tersebut mengisahkan seseorang yang memutuskan hubungannya karena menyadari bahwa dirinya tidak mencintai pasangannya. Meskipun sang kekasih telah memohon untuk kembali, namun orang tersebut menolaknya dan berpesan bahwa “semoga saja, kan kau dapati hati yang tulus mencintaimu”
4. Pupus-Dewa
Sebelum dikenal dengan nama Dewa 19 atau yang kerap kali disebut Dewa, Band era 2000-an ini awalnya bernama Booster. Nama Dewa kemudian tercetus pada 26 Agustus 1986 sebagai akronim yang diambil dari nama personelnya, yakni Dhani Ahmad, Erwin Prasetya, Wawan Juniarso, dan Andra Junaidi. Dalam perjalanan kariernya, Dewa telah mengalami pergantian personel.
Dipublish dalam album “Cintailah Cinta” pada tahun 2002, lagu Pupus menjadi salah satu lagu patah hati yang sangat populer hingga saat ini. Lagu tersebut mengandung makna cinta bertepuk sebelah tangan.
Semoga waktu akan mengilhami
Sisi hatimu yang beku
Semoga akan datang keajaiban
Hingga akhirnya kaupun mau
Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu
Meski kau takkan pernah tahu
Mengisahkan tentang seseorang yang menaruh hati pada orang lain, rasa cinta yang dirasakan sangat besar, namun berlalunya waktu membuatnya menyadari jika cintanya terasa sia-sia karena bertepuk sebelah tangan. Seseorang dalam lagu tersebut berharap kelak akan ada orang yang dapat memahami perasaannya.
5. Cinta Dalam Hati - Ungu
Rekomendasi yang terakhir berasal dari band era 2000-an yang dibentuk pada 8 Juli 1996, yakni Ungu. Grup tersebut beranggotakan Pasha, Makki, Enda, Onci, dan Rowman. Meski sudah puluhan tahun melalang buana di jagad hiburan, lagu-lagu Ungu masih tetap eksis hingga saat ini, tak terkecuali lagu dengan tajuk Cinta Dalam Hati.
Cinta Dalam Hati rilis pada 2012 dan hingga saat ini masih kerap diputar di platform streaming musik. Lagu tersebut menceritakan kisah seseorang yang tidak mampu mengungkapkan perasaannya sehingga ia hanya bisa memendam perasaan itu secara mendalam.
Ku ingin kau tahu
Diriku di sini menanti dirimu
Meski kutunggu hingga ujung waktuku
Dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
Cinta Dalam Diam memberikan makna yang cukup mendalam, bahwa mencintai seseorang bukan berarti harus memilikinya. Lagu ini mengisahkan tentang seorang pengagum yang terus memberi tanpa meminta balasan, mengajarkan rasa ikhlas untuk tidak selalu mendapatkan apa yang diinginkan. “Meski ku tunggu hingga ujung waktu” sepenggal lirik yang bermakna bahwa dirinya rela menanti seumur hidup demi seseorang yang dicintainya.
Lagu - lagu dari band era 2000-an memang tak dapat dipungkiri akan selalu berkesan di hati penggemarnya.
Penulis : Ayu Rosiana Angelia