LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SUMUT

Air Bah Terjang Desa di Serdang Bedagai, Begini Momen Dramatis Petugas Evakuasi Warga

Viral video evakuasi dramatis yang dilakukan petugas pada warga di Serdang Bedagai, Sumatra Utara, dari air bah yang melanda dua desa di wilayah tersebut.

2021-11-22 10:30:00
Banjir
Advertisement

Musim penghujan dengan curah hujan tinggi yang melanda Sumatra Utara (Sumut) membuat sejumlah wilayah di daerah itu kini terendam banjir bahkan tanah longsor.

Baru-baru ini, sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan kondisi sebuah desa di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tengah dilanda air bah. Video itu diunggah oleh akun Instagram @sergai_talk pada Minggu (21/11).

Dalam video itu, seorang petugas polisi dan beberapa warga mencoba mengevakuasi warga lainnya ke tempat yang lebih aman. Namun, momen menegangkan saat evakuasi itu curi perhatian. Pasalnya, petugas mengevakuasi warga hanya dengan menggunakan seutas tali yang diikat ke sebuah pohon. Tali itu dipakai untuk pegangan warga agar tidak terbawa arus air bah.

Advertisement

Tak diketahui apakah dalam proses evakuasi itu ada korban jiwa. Namun kabarnya, air bah tersebut kini sudah mulai surut.

Berikut informasi selengkapnya.

Advertisement

Evakuasi Warga dengan Tali

Akun Facebook Pemdes Penggalian ©2021 Merdeka.com

Menurut keterangan di unggahan itu, peristiwa itu terjadi di Dusun I dan Dusun II di Desa Penggalian, Kecamatan Tebing Syahbandar, Sergai. Air bah diketahui tiba-tiba datang di perkampungan tersebut.

Dalam video itu, sejumlah warga terlihat tengah bersiap untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Namun, saking derasnya arus air bah, akhirnya seorang petugas polisi dibantu beberapa pria mengevakuasi para warga itu dengan seutas tali yang diikat ke pohon.

Warga yang hendak dievakuasi diminta untuk menyeberang jalan pelan-pelan dan langsung memegang tali tersebut agar tidak hanyut terbawa arus. Kondisi di lokasi kejadian terlihat cukup menegangkan, di mana warga yang mayoritas ibu-ibu panik dan berteriak ketakutan saat mencoba menyeberang jalan dengan tali. Mereka terlihat kesulitan akibat derasnya air.

"Pegang kuat talinya," ujar seorang pria dalam video.

Pria tersebut terdengar berulang kali mengatakan kepada warga yang melintas untuk memegang kuat tali yang telah diikatkan.

30 Rumah Warga Terendam Air

Akun Facebook Pemdes Penggalian ©2021 Merdeka.com

Dari keterangan di unggahan itu, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai, Henri Suharto, membenarkan adanya peristiwa air bah yang melanda di dua dusun tersebut. Henri mengatakan jika air bah tersebut terjadi pada Minggu (21/11) pagi secara tiba-tiba. Air bah itu ketinggiannya mencapai satu meter dengan arus yang deras.

"Tiba-tiba air besar datang sekira jam 08.00 WIB pagi. Ketinggian awal air satu meter," ujar Henri.

Akibat air bah ini, setidaknya sebanyak 30 rumah warga terendam air. Namun saat ini air sudah mulai surut. Meski begitu, sejumlah jalan sempat terputus akibat air bah itu.

"Saat ini air mulai surut. Rumah warga terendam air 30 rumah. Jalan menuju Desa Sibulan terputus sementara," tutup Henri.

(mdk/far)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.