8 Wisata Kudus yang Menakjubkan dan Sayang Dilewatkan
Kudus lebih sering dikenal sebagai Kota Kretek, karena merupakan kota penghasil rokok kretek terbesar di Jawa Tengah. Selain itu, kudus juga dijuluki Kota Santri atau Jerusalem van Java karena daerah ini merupakan pusat perkembangan Islam pada abad pertengahan.
Penting untuk menjaga kesehatan mental di tengah sibuknya rutinitas. Jangan sampai memaksakan diri hingga akhirnya memengaruhi kondisi fisik dan mental.
Wajib bagi kita untuk mengambil jeda sejenak dari rutinitas kerja yang melelahkan agar bisa beristirahat. Mengambil jeda pun ada macamnya, salah satunya adalah dengan melakukan perjalanan wisata.
Salah satu daerah yang cocok untuk menjadi destinasi wisata adalah Kudus. Hal ini dikarenakan Kudus terkenal dengan wisata alam dan religi.
Kudus merupakan sebuah kabupaten yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah. Ibu kota Kabupaten Kudus adalah Kudus, yang terletak di jalur pantai timur laut Jawa Tengah antara Kota Semarang dan Kota Surabaya. Kota ini berjarak 51 kilometer dari timur Kota Semarang.
Kudus lebih sering dikenal sebagai Kota kretek, karena merupakan kota penghasil rokok kretek terbesar di Jawa Tengah. Selain itu, kudus juga dijuluki Kota Santri atau Jerusalem van Java karena daerah ini merupakan pusat perkembangan Islam pada abad pertengahan.
Berikut merdeka.com merangkum rekomendasi wisata Kudus yang cocok untuk beristirahat sejenak dari rutinitas kerja:
1. Masjid Menara Kudus
Desa Wisata Rahtawu adalah desa wisata Kudus yang berada di ketinggian 1627 m dari permukaan laut, di lereng Gunung Muria, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Desa ini memiliki 13 spot wisata yang menarik untuk dijelajahi, adapun paling banyak adalah wisata alam seperti pendakian puncak 29, pendakian Natas Angin, dan Kali Pethuk. Hal ini dikarenakan desa ini berlokasi dekat dengan gunung.
Wisata Kudus ini tidak dipungut biaya karena konsepnya berupa desa wisata, kamu tidak dipungut biaya untuk tiket masuk. Desa Wisata Rahtawu sangat cocok bagi wisatawan yang berasal dari kota, karena dapat mengetahui kehidupan desa secara langsung.