7 Manfaat Buah Mahkota Dewa Bagi Kesehatan, Salah Satunya untuk Cegah Diabetes
Buah mahkota dewa dipercaya memiliki beragam manfaat karena kandungan antioksidannya dan anti bakterinya. Di sisi lain meski demikian, biji buah mahkota dewa bersifat toksik sehingga penting untuk dihindari.
Buah mahkota dewa atau yang kerap dikenal sebagai buah simalakama adalah buah yang cukup banyak tumbuh di Indonesia terutama Papua dan daerah tropis lainnya. Memiliki nama ilmiah Phaleria Macrocarpa Boerl atau Phaleria papuana Warb var., tingginya berkisar antara 1 m sampai 18 m dengan akar lurus sepanjang 1 m mengeluarkan getah, kulit batang berwarna hijau kecoklatan dan kayu berwarna putih.
Namun seiring dengan berjalannya waktu tanaman ini lebih dikenal dengan tanaman obat atau tanaman herbal yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Buah mahkota dewa dipercaya memiliki beragam manfaat karena kandungan antioksidannya dan anti bakterinya. Di sisi lain meski demikian, biji buah mahkota dewa bersifat toksik sehingga penting untuk dihindari. Berikut rangkungan manfaat buah mahkota dewa bagi kesehatan yang penting diketahui:
Bantu Cegah Kanker
Manfaat buah mahkota dewa yang pertama adalah memiliki sifat anti kanker sehingga berpotensi mencegahnya. Daun dan buah P. macrocarpa telah digunakan selama bertahun-tahun dalam pengobatan berbagai jenis kanker terutama melawan kanker payudara dan tumor otak.
Menurut sebuah publikasi dalam jurnal Pharmacognosy Reviews Vol 7, no. 13, buah mahkota dewa yang disuplementasi bersama adriamycin cyclophosphamide (AC), memiliki efek sinergis dalam mengurangi pertumbuhan tumor pada sel payudara, pun juga melindungi kerusakan hati dan ginjal yang disebabkan oleh AC.
Bantu Cegah Diabetes
Manfaat buah mahkota dewa selanjutnya bagi kesehatan yakni memiliki efek anti diabetes. Hiperglikemia adalah suatu kondisi di mana jumlah glukosa yang berlebihan bersirkulasi dalam plasma darah. Ekstrak buah P. macrocarpa telah ditemukan untuk menurunkan hiperglikemia.
Hal inilah yang kemudian mencegah seseorang terkena diabetes. Penelitian lebih lanjut masih terus dibutuhkan terutama untuk efek jangka panjang mengonsumsi secara rutin.
Bantu Cegah Penyakit Jantung
©2018 liputan6.com
Manfaat buah mahkota dewa berikutnya yakni bantu cegah penyakit jantung. Peningkatan berat badan menyebabkan peningkatan kadar kolesterol total dan lipoprotein densitas rendah (LDL) sekaligus menurunkan kadar lipoprotein densitas tinggi.
Peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh disebut hiperkolesterolemia. Ketidakseimbangan dalam hemostasis kolesterol dapat menimbulkan masalah kesehatan tertentu seperti arteriosklerosis dan penyakit jantung.
Buah mahkota dewa mengandung banyak senyawa aktif seperti alkaloid, saponin dan polifenol, salah satunya asam galat yang dapat mengatur hemostasis kolesterol.
Miliki Aktivitas Anti Bakteri dan Anti Jamur
Manfaat buah mahkota dewa berikutnya yakni memiliki aktivitas anti bakteri dan anti jamur. Bakteri dan jamur adalah salah satu penyebab penyakit yang menurunkan kekebalan tubuh. Flavanoid, saponin, polifenol dan tanin yang ada dalam buah mahkota dewa dapat menghambat bakteri.
Bakteri tersebut antara lain Bacillus cereus, Bacillus subtilis, Enterobacter aerogenes, Eschericia coli, Klebsiella pneumonia, Micrococcus luteus, Pseudomonas aeroginosa, Staphylococcus aureus.
Bantu Redakan Peradangan
Manfaat buah mahkota dewa selanjutnya yakni bantu redakan peradangan. Kandungan buah mahkota dewa yang memiliki sifat anti inflamasi atau peradangan yakni terpenoid, saponin, tanin, flavanoids dan fenol seperti cathecol.
Para ahli percaya peradangan dapat berkontribusi pada berbagai penyakit kronis. Contohnya adalah sindrom metabolik, yang meliputi diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan obesitas. Orang dengan kondisi ini seringkali memiliki tingkat penanda inflamasi yang lebih tinggi di tubuh mereka.
Miliki Sifat Antioksidan
Manfaat buah mahkota dewa berikutnya yakni kaya akan antioksidan. Antioksidan adalah zat yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas, molekul tidak stabil yang diproduksi tubuh sebagai reaksi terhadap tekanan lingkungan dan lainnya.
Antioksidan dikatakan membantu menetralkan radikal bebas di tubuh kita, dan ini dianggap meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Buah dan daun mahkota dewa ditemukan memiliki flavanoid dan fenolat yang membuatnya menjadi antioksidan kuat.
Bantu Atasi Tekanan Darah Tinggi
Shutterstock/Krasimira Nevenova
Selama berabad-abad, daun dan buah P. macrocarpa telah digunakan untuk melawan sejumlah penyakit, termasuk masalah pembuluh darah dan tekanan darah tinggi.
Bubuk buah daging kering dan cangkang telur mengandung telah secara empiris dianggap sebagai obat hipertensi dan penyakit jantung yang manjur.
Studi epidemiologi telah menunjukkan bahwa dua kandungan senyawa utamanya berpengaruh pada sistem kardiovaskular, yakni kaempferol, flavanoid yang mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan icariside, yaitu sebagai penurun tekanan darah pada pembuluh darah sedang mengurangi hipertensi.