5 Penyebab Bayi Tidak Mau Minum Susu Pakai Dot atau Botol, Ketahui Alasannya
Tidak semua bayi melalui masa transisi yang mudah menyusu langsung dari payudara dan berpindah ke botol. Beberapa bayi akan menolaknya yang membuat orang tua bertanya-tanya mengapa anak mereka tidak mau minum susu lewat botol meski sama-sama ASI.
Ada berbagai persoalan yang baru dipahami setiap orang ketika mereka mengurus bayi masing-masing. Bayi mengompol atau menangis karena lapar mungkin hal yang umum, namun beberapa persoalan seperti bayi tidak mau minum susu pakai dot mungkin membuat bingung para orang tua.
Tidak semua bayi melalui masa transisi yang mudah menyusu langsung dari payudara dan berpindah ke botol. Beberapa bayi akan menolaknya yang membuat orang tua bertanya-tanya mengapa anak mereka tidak mau minum susu lewat botol meski sama-sama ASI.
Ada sejumlah faktor yang mendasari mengapa bayi tidak mau minum susu pakai dot. Berikut penyebab bayi tidak mau minum susu pakai dot atau botol yang penting diketahui:
Tanda-Tanda Bayi Tidak Mau Minum Susu Pakai Dot atau Botol
Tidak semua penolakan dot terlihat sama. Ada berbagai tanda bahwa anak kesulitan minum susu botol, di antaranya yaitu:
- Berpaling dari botol
- Tersedak atau rewel saat puting botol mendekati mulut mereka
- Tidak dapat mengunci/menekan puting botol dan memerah susu
- Mengunyah puting botol
- Sputtering atau batuk saat makan
- Tidak bisa menelan seteguk susu sepenuhnya, sehingga beberapa menetes dari mulut mereka
©iStockphoto
Penyebab Bayi Tidak Mau Minum Susu Pakai Dot
1. Belum Cukup Umur
Penyebab bayi tidak mau minum susu pakai dot yang pertama yakni karena belum cukup umur atau belum waktunya. Dilansir dari boldsky.com, bayi juga butuh waktu untuk terbiasa dengan tekstur dan bentuk botol.
Terlebih bila pada saat bersamaan, si kecil masih menyusu pada ibu. Jika bayi sering menolak dan tak mau menggunakan botol, kita bisa mencoba memberikannya lagi beberapa hari kemudian. Tawarkan susu botol dengan interval yang teratur untuk membiasakannya.
2. Meningkatnya Kadar Lipase
Penyebab bayi tidak mau minum susu pakai dot berikutnya yaitu karena kadar lipase yang meningkat. Terkadang, ASI mengandung kadar lipase yang lebih tinggi dari normal.
Enzim lipase merupakan enzim yang terdapat di dalam ASI. Fungsinya adalah untuk membantu lemak di dalam ASI tercampur rata agar mudah dicerna oleh bayi. ASI perah yang memiliki kandungan lipase yang tinggi rasanya mungkin kurang enak di lidah bayi. Sehingga ketika dimasukkan ke dalam botol dan ditawarkan pada si kecil, ia menolaknya.
3. Tidak Menyukai Bentuk Puting Plastik
Botol susu bayi memiliki bentuk puting plastik yang beragam. Ada kemungkinan bayi menolak susu botol karena tidak menyukai atau tidak nyaman dengan bentuk puting plastiknya.
Bila penyebabnya adalah karena hal tersebut, maka bisa coba menggunakan botol lain dengan bentuk puting yang sesuai dengan bentuk mulut serta teknik menyusu si kecil.
4. Susu Sudah Dingin
Penyebab bayi tidak mau minum susu pakai dot karena susu sudah dingin. Suhu alami ASI yang baru diproduksi memiliki suhu yang sedikit lebih hangat. Bayi mungkin saja menolak susu botol karena tidak suka dengan susu yang sudah dingin. Berikan susu yang agak hangat pada si kecil. Selain itu, susu yang hangat juga lebih mudah dicerna dibandingkan susu dingin.
5. Alergi Susu
Meskipun langka, sebagian bayi ada yang agak sensitif dengan susu formula. Hal ini bisa menyebabkan bayi menolak susu botol. Apalagi bila disertai dengan gejala seperti sakit perut, gatal-gatal, dan eksim, maka ada baiknya untuk memeriksakan buah hati tercinta ke dokter untuk mendapat penanganan khusus.
Cara Mengatasi Bayi yang Tidak Mau Minum Susu Pakai Dot
Beberapa hal paling umum dan efektif yang dapat dicoba untuk membantu bayi menerima pemberian susu botol meliputi:
- Perlahan, konsisten, dan bertahap beralih dari menyusui ke pemberian susu botol.
- Tunggu sampai bayi cukup lapar sebelum menyusu.
- Coba ubah ukuran dan bentuk botol, dot, atau aspek lain dari botol untuk melihat apa tanggapan bayi.
- Bereksperimenlah dengan suhu susu atau susu formula, jadi pastikan botolnya tidak terlalu hangat atau dingin.
- Jika bayi sedang tumbuh gigi, cobalah mengubah suhu susu (bayi yang tumbuh gigi terkadang lebih menyukai susu dingin), memijat gusinya, atau membantu mereka mengatasi rasa sakit karena gigi baru yang muncul.
- Pegang bayi dalam posisi menyusui yang berbeda dan lihat reaksi mereka.
- Biarkan orang lain menangani pemberian makan. Ini bisa sangat membantu selama transisi dari menyusui ke pemberian susu botol.