34 Kata-kata Mutiara Ernest Hemingway, Penuh Makna dan Keren
Berikut merdeka.com merangkum kata-kata mutiara Ernest Hemingway yang penuh makna dan keren untuk dijadikan kutipan.
Meninggalkan karya mengesankan yang ditulis dengan gaya ikonik, pemenang Hadiah Nobel Ernest Hemingway adalah salah satu penulis terhebat Amerika.
Gaya prosa Hemingway yang ringkas dan bersih ditiru oleh banyak penulis lain, terutama di abad ke-20. Dia menggunakan kalimat pendek dan sederhana, mengesampingkan verbositas yang akan menyiratkan interpretasi lebih lanjut atau retorika emosional.
Sebagian besar karya Hemingway terinspirasi dari perang dan karakternya mewujudkan nilai dan cara berpikirnya sendiri, maskulinitas yang intens dan kepercayaan diri yang secara harmonis hidup berdampingan dengan kepekaan.
Berdasarkan ini dia menciptakan seperangkat prinsip yang dikenal sebagai 'Code Hero' yang dia definisikan sebagai 'seorang pria yang hidup dengan benar, mengikuti cita-cita kehormatan, keberanian dan daya tahan di dunia yang terkadang kacau, sering stres, dan selalu menyakitkan.
Dengan menulis mahakarya seperti A Farewell to Arms atau The Old Man and the Sea dan dengan menjalani kehidupan yang penuh petualangan, Hemingway mendapatkan ketenaran yang dilampaui oleh beberapa orang.
Berikut merdeka.com merangkum kata-kata mutiara Ernest Hemingway yang penuh makna dan keren untuk dijadikan kutipan.
Kata-kata Mutiara Ernest Hemingway Tentang Kehidupan
1. Orang cerdas terkadang terpaksa menghabiskan waktu untuk mabuk karena kebodohannya.
2. Orang memerlukan dua tahun untuk berbicara, tetapi limapuluh tahun untuk belajar tutup mulut.
3. Selalu sadar akan semua perkataanmu saat mabuk. Itu akan mengajarkanmu untuk menjaga rahasia.
4. Aku suka tidur. Kehidupanku memiliki kecenderungan untuk jatuh ketika aku sadar.
5. Alasan sesungguhnya untuk tidak melakukan bunuh diri adalah karena kau tahu hidup akan dimulai lagi ketika neraka sudah usai.
6. Kehidupan setiap orang berakhir pada cara yang sama. Hanya detail bagaimana dia hidup dan bagaimana dia mati yang membedakan satu orang dengan yang lainnya.
7. Cara yang paling baik untuk mengetahui bahwa anda bisa mempercayai orang adalah mencoba mempercayai dia.
8. Tidak ada kemuliaan dengan menjadi unggul dari kawanmu. Kemuliaan sesungguhnya terletak pada keunggulan dari dirimu yang sebelumnya.
9. Ketika orang lain berbicara, dengarkan sepenuhnya. Kebanyakan orang tidak mau mendengar.
10. Sekarang bukan waktunya untuk memikirkan apa yang tidak Anda miliki. Pikirkan apa yang dapat Anda lakukan dengan apa yang ada.
11. Orang yang mulai hidup lebih serius di dalam mulai hidup lebih sederhana di luar.
Kata-kata Mutiara Ernest Hemingway Tentang Buku dan Tulisan
12. Tidak ada hal apapun terkait menulis. Yang harus kamu lakukan hanyalah duduk di depan mesin tik dan berdarah.
13. Untuk seorang penulis sejati setiap buku harus menjadi awal baru di mana ia mencoba lagi untuk sesuatu yang melampaui pencapaian. Dia harus selalu mencoba untuk sesuatu yang belum pernah dilakukan atau orang lain telah mencoba dan gagal. Kemudian kadang-kadang, dengan keberuntungan, dia akan berhasil.
14. Seorang penulis fiksi merupakan seorang pembohong alami yang menemukan sesuatu dari pengetahuannya atau dari orang lain.
15. Seorang penulis yang serius tidak harus bingung dengan penulis yang sungguh-sungguh. Seorang penulis yang serius adalah seekor elang atau burung nuri, dan penulis yang khusyuk seperti burung hantu yang berdarah.
16. Semua buku bagus memiliki satu kesamaan buku-buku itu lebih benar daripada apa yang benar-benar terjadi.
17. Ada peristiwa yang begitu hebat sehingga jika seorang penulis telah berpartisipasi di dalamnya, kewajibannya adalah menulis dengan sungguh-sungguh daripada berasumsi mengubahnya dengan penemuan.
18. Betapa sederhananya penulisan karya sastra jika hanya perlu menulis dengan cara lain apa yang telah ditulis dengan baik. Itu karena kita memiliki penulis hebat di masa lalu sehingga seorang penulis didorong jauh ke masa lalu di mana dia bisa pergi, ke tempat di mana tidak ada yang bisa membantunya.
19. Sepanjang hidup saya, saya telah melihat kata-kata seolah-olah saya melihat mereka untuk pertama kalinya.
20. Setelah Anda menyelesaikan sebuah buku, Anda tahu, Anda sudah mati.
21. Tidak ada teman seroyal buku.
22. Untuk waktu yang lama sekarang saya telah mencoba hanya untuk menulis sebaik mungkin. Kadang-kadang saya memiliki keberuntungan dan menulis lebih baik dari yang saya bisa.
23. Saat menulis novel, seorang penulis harus menciptakan orang yang hidup; orang bukan karakter. Karakter adalah karikatur.
24. Tidak ada aturan tentang cara menulis. Terkadang menulis dengan mudah dan sempurna; terkadang seperti mengebor batu dan kemudian meledakkannya dengan muatan.
25. Penulis harus menulis apa yang ingin dia katakan, bukan mengucapkannya.
26. Jangan pernah menulis tentang suatu tempat sampai Anda jauh darinya, karena itu memberi Anda perspektif.
Kata-kata Mutiara Ernest Hemingway Tentang cinta
27. Salah satu hal yang menyakitkan adalah kehilangan diri Anda sendiri di dalam suatu proses mencintai orang lain dengan teramat sangat, hingga Anda melupakan bahwa Anda juga seseorang yang istimewa.
28. Bila dua jiwa saling tulus mencintai, kebahagiaan tiada akan berakhir.
29. Lebih baik mencintai dan tersesat ketimbang tidak pernah mencintai sama sekali.
30. Jangan pernah bepergian dengan siapapun yang tidak Anda cintai
31. Hal yang paling menyakitkan adalah kehilangan diri sendiri dalam proses terlalu mencintai seseorang, dan lupa bahwa Anda juga spesial.
Kata-kata Mutiara Ernest Hemingway Tentang Perang dan Negara
32. Obat yang pertama untuk sebuah negara yang berantakan adalan inflasi mata uang; yang kedua adalah perang. Keduanya membawa kesejahteraan yang sementara; keduanya memberikan kehancuran selamanya. Tapi keduanya adalah perlindungan dari oportunis politik dan ekonomi.
33. Mereka menulis di hari-hari lalu bahwa mati bagi negara adalah hal yang manis dan pantas. Tapi di peperangan modern, tidak ada hal yang manis maupun pantas dalam kematianmu. Kamu akan mati seperti seekor anjing yang mati tanpa alasan yang baik.
34. Sekali kita berada pada peperangan hanya ada satu hal yang dilakukan. Peperangan itu harus dimenangkan. Karena kekalahan mendatangkan hal-hal yang lebih buruk dari semua hal yang dapat terjadi di peperangan.