LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEPAKBOLA

Roger Milla Pencetak Gol Tertua di Piala Dunia: Sulit Rekor Dipecahkan

Sensasi itu Milla ukir di Piala Dunia 1994, saat Kamerun bentrok melawan Rusia di laga pemungkas Grup B. Duel yang tak seimbang tersebut berakhir pahit bagi Kamerun.

2022-10-25 17:44:00
Piala Dunia 2022
Advertisement

Piala Dunia 2022 di Qatar segera dimulai pada 20 November. Sampai detik ini, Roger Milla masih tercatat sebagai pencetak gol tertua di pentas Piala Dunia.

Sensasi itu Milla ukir di Piala Dunia 1994, saat Kamerun bentrok melawan Rusia di laga pemungkas Grup B. Duel yang tak seimbang tersebut berakhir pahit bagi Kamerun.

Indomitable Lions dipermak 1-6 dan mereka tersingkir. Pencapaian ini tak seindah empat tahun sebelumnya di Italia.

Advertisement

Mereka sukses melangkah hingga ke perempat final. Sebuah pencapaian terhebat yang tak lagi pernah terulang dan kini coba diulang armada Rigobert Song di Piala Dunia 2022 Qatar.

Namun, kekalahan dari Rusia setidaknya meninggalkan catatan spekatukeler bagi Milla. Gol semata wayang yang dia ceploskan ke gawang Rusia pada menit ke-46 membuat eks penyerang Pelita Jaya dan Putra Samarinda menjadi pencetak gol tertua di pentas terakbar empat tahunan. Saat itu, Milla berusia 42 tahun 1 bulan 8 hari.

Advertisement

Dalam wawancara dengan FIFA, Milla yang kini berusia 70 tahun menegaskan kalau rekornya akan sangat sulit dipecahkan. Milla juga bicara banyak hal terkait kariernya, teristimewa Piala Dunia 1990.

"Sangat, sangat senang. Seperti yang Anda lihat dalam selebrasi saya, meskipun kami akhirnya kalah dalam pertandingan. Saya masih sangat bangga hari ini," kata Milla.

Menurut Milla, gol dan rekor tersebut menunjukkan kepada orang-orang yang meragukan kemampuannya terlepas dari usia. Secara fisik, kata Milla, tidak 100 persen, tetapi masih memiliki teknik. Bagi Milla, ini adalah rekor yang indah.

"Tidak ada yang memberi saya kepuasan lebih daripada membantu Kamerun mencapai perempat final di Piala Dunia 1990. Itu tak hanya sejarah bagi negara kami, tapi juga Afrika secara keseluruhan," katanya.

Berikut lanjutan wawancara Milla dengan FIFA.

Bagaimana perasaan Anda dan tim kala itu?

Ada banyak kegembiraan tentunya. Kami sangat senang dan itu membuat kami lebih percaya diri. Kami bisa melangkah lebih jauh karena kami benar-benar memiliki apa yang diperlukan untuk berbuat lebih banyak.

Anda sudah bermain di tiga Piala Dunia (1986, 1990, 1994). Mana yang paling hebat?

Setiap Piala Dunia memiliki cerita tersendiri di baliknya. Saya tidak bisa menempatkan satu di depan yang lain. Setiap pemain telah membuat tanda mereka di Piala Dunia dengan cara mereka sendiri. Sebagai pencetak gol, saya jelas dapat mengidentifikasi dengan catatan [Miroslav] Klose dan Just Fontaine. Tetapi saya tidak dapat menentukan peringkat mereka. Bagi saya, satu-satunya rekor yang benar-benar menonjol adalah 'O Rei' Pele dengan tiga Piala Dunianya. Kata-kata tidak bisa menggambarkan apa yang dia capai di usia yang begitu muda.

Ngomong-ngomong, apakah rekor gol Anda akan dipecahkan suatu hari nanti?

Tidak ada yang tidak mungkin. Tapi saya pastikan itu akan sangat sulit untuk dikalahkan. Sepak bola adalah olahraga yang sangat berbeda dan sangat sulit karena setiap pemain dibatasi umur. Kecuali mungkin penjaga gawang. Kita tahu, kiper pun tak terlalu sering mencetak gol.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.