LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEPAKBOLA

Pemain kunci Indonesia harus diwaspadai Vietnam

Lolosnya Boaz Solossa dkk ke semi final Piala AFF 2016 patut diacungi jempol. Dengan perjuangan keras Indonesia berhasil menjadi runner up di bawah Thailand yang memperoleh poin sempurna.

2016-12-03 12:00:00
Piala AFF 2016
Advertisement

Lolosnya Boaz Solossa dkk ke semi final Piala AFF 2016 patut diacungi jempol. Dengan perjuangan keras Indonesia berhasil menjadi runner up di bawah Thailand yang memperoleh poin sempurna.

Permainan anak asuh Alfred Riedl terus membaik, puncaknya ketika mengalahkan Singapura 1-2. Daya juang pemain sungguh luar biasa. Meski harus diakui masih ada kekurangan di sana-sini.

Untuk lini depan Boaz sebagai tukang gedor menunjukan tajinya. Masing-masing satu gol dilesatkan ke gawang Thailand dan Singapura. Bintang asal Persipura ini menjadi yang paling diwaspadai pihak lawan.

Ketajaman adik Ortisan Solossa itu ditunjang sayap lincah Rizky Rizaldi Pora dan Andik Vermansyah. Kecepatan serta keberanian dua pemain ini menusuk ke jantung pertahanan lawan kerap merepotkan. Tercatat enam gol diciptakan Timnas di tiga pertandingan.

Ada tiga pelapis secara kualitas tak bisa diremehkan, yaitu Lerby Eliandry, Zulham Malik Zamrun dan Ferdinand Alfred Sinaga. Nama pertama sempat dipasang Riedle sejak menit awal dan sudah membuat satu gol.

Untuk lini tengah trio Evan Dimas Darmono, Bayu Pradana Andriatmoko dan Stefano Lilipaly mulai padu. Stefano dengan determinasinya bisa menjadi pemain kunci menciptakan peluang-peluang berbahaya.

Para pemain Indonesia juga harus waspada dengan kegigihan para pemain Vietnam. Di tengah, 'The Golden Star' punya gelandang cerdik Hoang Thinh. Selain kreatif, pemain 24 tahun itu juga piawai mengeksekusi bola mati.

Satu pemain lagi yang pergerakannya harus dikawal adalah Cong Vinh. Dia pernah berkiprah di Liga Portugal dan merupakan salah satu penyerang terbaik di Asia Tenggara.

Mantan penyerang Tim Nasional, Mustaqim mengatakan, perlu beberapa jurus jitu jika ingin menang lawan Vietnam. Selain strategi, perlu adanya sinergi saat pemain menyerang dan bertahan.

"4-4-2 Kan hanya formasi tergantung penerjemahan di lapangan. Bisa 4-2-3-1, bisa 4-4-1-1. Ada tiga hal penting, menyerang, bertahan dan transisi. Transisi ini yang kurang," tuturnya.

Laga panas ini akan tersaji di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (3/12). Dilaga kandang ini Indonesia akan kehilangan Yanto Basna dan Fachruddin akibat akumulasi kartu. Kemenangan tentu akan melapangkan langkah pasukan Garuda ke final.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.