Menguak Kembali Arti 'Rambut Kuncung' Ronaldo di Piala Dunia 2002
Ronaldo yang biasa tampil plontos, ketika itu menyisakan sedikit rambutnya di bagian depan saat babak 16 besar. Tentu hal itu mengundang pertanyaan, apa maksud Ronaldo mengubah gaya rambutnya tersebut?
Piala Dunia 2022 Qatar nantinya bakal memiliki cerita tersendiri dalam sejarah event sepak bola empat tahunan. Beberapa cerita unik juga bakal tersaji di sana.
Seperti yang pernah terjadi pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Ronaldo, striker andalan timnas Brasil itu mengubah rambutnya pada kompetisi tersebut.
Ronaldo yang biasa tampil plontos, ketika itu menyisakan sedikit rambutnya di bagian depan saat babak 16 besar. Tentu hal itu mengundang pertanyaan, apa maksud Ronaldo mengubah gaya rambutnya tersebut? Rupanya, Ronaldo alasan jenius mengapa dia memilih untuk menyisakan rambutnya ketimbang tampil plontos.
Dalam sebuah wawancara bersama ESPN dikutip dari 90min.com, Ronaldo bercerita bahwa Ia ingin mengalihkan perhatian rekan-rekannya yang khawatir dengan dia karena mengalami cidera. Striker Inter Milan tidak ingin mereka terlewat cemas, padahal penampilannya di Piala Dunia 2002 terbilang oke.
"Saya mengalami cedera di kaki saya dan semua orang membicarakannya. Saya memutuskan untuk memotong rambut saya dan meninggalkan hal kecil di sana (kepala bagian depan). Saya datang ke pelatihan dan semua orang melihat saya dengan rambut yang buruk," katanya.
"Semua orang membicarakan rambut dan melupakan cedera. Saya bisa tetap lebih tenang dan santai dan fokus pada latihan saya," tambahnya.
Ronaldo sendiri mengaku aneh dengan penampilannya kala itu. "Tapi itu cara yang baik untuk mengubah topik pembicaraan," terangnya.
Gaya rambut itu sendiri, menurutnya, terinspirasi dari karakter bernama Cascão dari serial kartun Brasil Turma da Mônica. Dengan model seperti itu, Ia benar-benar berhasil mengubah pembahasan di rekan-rekannya hingga dalam stadion. Ronaldo sendiri mampu membawa Brasil menang Piala Dunia 2002.
Akan tetapi, persoalan baru muncul usai Piala Dunia 2002. Pasalnya, banyak anak-anak hingga dewasa mencontoh model rambutnya tersebut.
Eks penyerang Real Madrid itu pun meminta maaf kepada ibu-ibu di manapun yang anaknya meniru gaya rambutnya.
Baca juga:
WAGS Pemain Inggris Dikabarkan Pakai Gaun Panjang selama Piala Dunia 2022
Kisah Adu Sakti Dukun di Piala Dunia, Bikin Kuat Pemain hingga Lemahkan Musuh
Menengok Kembali Serunya Final Piala Dunia Pertama di Uruguay
FIFA Bayar USD 10 Ribu ke Klub yang Pemainnya Tampil di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 2022: Kisah Hidup Kiper Iran, Kabur dari Rumah Tidur di Pinggir Jalan
Piala Dunia 2022, Qatar Larang Fans Meksiko Pakai Topeng Lucha Libre Khas Pegulat