Kisah Ahn Jung-hwan, Pahlawan Korsel di Piala Dunia yang Didepak dari Italia
Laga Korea Selatan (Korsel) melawan Italia di babak 16 besar Piala Dunia 2002 tentu menjadi sejarah yang tidak terlupakan bagi masyarakat Negeri Ginseng, termasuk Ahn Jung-hwan.
Laga Korea Selatan (Korsel) melawan Italia di babak 16 besar Piala Dunia 2002 tentu menjadi sejarah yang tidak terlupakan bagi masyarakat Negeri Ginseng, termasuk Ahn Jung-hwan.
Pria yang menjadi pahlawan bagi negaranya itu justru terpaksa menelan 'pil pahit' setelah didepak dari klubnya Perugia, karena dianggap sebagai penghinaan bagi publik Italia. Gol Ahn di menit 117 membuat Christian Vieri dkk ketika itu harus gagal melaju ke delapan besar.
"Pria itu (Ahn Jung-hwan) tidak akan pernah menginjakkan kaki di Perugia lagi," kata Bos Perugia Luciano Gaucci dikutip dari La Gazzetta dello Sport sebagaimana dinukil dari The Guardian.
"Dia adalah fenomena hanya ketika dia bermain melawan Italia. Saya seorang nasionalis dan saya menganggap perilaku seperti itu tidak hanya sebagai penghinaan terhadap kebanggaan Italia, tetapi juga pelanggaran terhadap negara yang dua tahun lalu membuka pintu untuknya," kata Gaucci.
"Saya tidak berniat membayar gaji kepada seseorang yang telah merusak sepak bola Italia," tambahnya.
Pada pertandingan itu, Italia sempat unggul di babak pertama melalui gol Christian Vieri di menit ke-18. Namun, Korsel tidak tinggal diam, berkali-kali mereka mencoba memasukkan bola, hingga akhirnya berhasil melalui kaki Seol Ki-hyeon pada menit ke-88. Hasil imbang membuat laga berlanjut pada perpanjangan waktu.
Nahas, Italia harus kehilangan Francesco Totti di menit ke-103. Petaka mereka muncul saat waktu menunjukkan menit ke-117, menerima umpan lambung dari kiri, Ahn berhasil lolos dari penjagaan Maldini dan membelokkan bola melalui sundulan. Korsel unggul 2-1 hingga peluit panjang. Dengan hasil itu, mereka berhak lolos ke babak 8 besar.
Usai didepak dari Perugia, Ahn berkarir di tujuh tim yakni Shimizu S-Pulse, Yokohama F. Marinos, Metz, MSV Duisburg, Suwon Samsung Bluewings, Busan IPark dan Dalian Shide sebelum akhirnya memutuskan untuk menggantung sepatu.
Baca juga:
Menengok Persiapan Pusat Media Center Piala Dunia 2022 Qatar, Luas dan Nyaman
La'eeb Sang Maskot Piala Dunia 2022 Ramaikan Kawasan Taman Bungkul Surabaya
Antusiasme Warga Bertemu Maskot Piala Dunia di City Plaza Jatinegara
Melihat Lebih Dekat Pembuatan Trofi Piala Dunia 2022 di Milan
Keseruan Maskot Piala Dunia 2022 Sapa Pengunjung Pantai Kenjeran Surabaya
Qatar Dihadiahi Panda Raksasa dari China Jelang Piala Dunia 2022