Kemenangan Madura United atas Timnas U-22 Sirna di Menit Akhir, Dejan Kecewa
Uji coba melawan Madura United merupakan ujian akhir skuat Garuda Muda sebelum menghadapi Piala AFF U-22 yang berlangsung 17-26 Februari 2019 di Kamboja.
Madura United harus puas bermain imbang dalam laga uji coba melawan Timnas U-22 di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (12/2). Kemenangan Madura United yang sudah berada di depan mata harus sirna di menit akhir babak kedua.
Laskar Sapeh Kerrab unggul lebih dulu pada menit ke 38 lewat gol Slamet Nurcahyo. Keunggulan 1-0 hingga menit akhir babak kedua sirna. Timnas U-22 berhasil menyamakan kedudukan lewat Marinus Wanewar pada menit ke-90.
Hasil imbang diraih Madura United jelas membuat pelatih Dejan Antonic kecewa. Menurutnya, banyak peluang yang didapat oleh anak asuhnya yang dapat dikonversi menjadi gol.
"Saya kecewa dengan hasil ini karena kami punya banyak peluang. Kami kebobolan karena kesalahan sendiri," kata Dejan.
Pelatih asa Serbia ini menyebut jika, gol yang diciptakan oleh pemain Timnas U-22 disebabkan karena kesalahan. Padahal seharusnya para pemain di lapangan harus berkonsentrasi penuh hingga peluit akhir berbunyi.
"Tentu kami kecewa, setelah unggul kami harus diimbangi," ucapnya.
Namun demikian, dia mengaku tetap mengapresiasi penampilan anak-anak asuhnya. Sebab mereka tampil memukau di babak pertama.
Uji coba melawan Madura United merupakan ujian akhir skuat Garuda Muda sebelum menghadapi Piala AFF U-22 yang berlangsung 17-26 Februari 2019 di Kamboja. Pada dua laga uji coba sebelumnya, Timnas U-22 selalu bermain imbang. Pertama saat melawan Bhayangkara FC berakhir dengan skor 2-2. Sementara Arema FC berakhir dengan skor 1-1.
Sementara itu, Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri menilai jika Madura united merupakan tim berkualitas. Hal ini menjadi pertimbangan pihaknya memilih laga uji coba dengan Madura United.
"Kami sengaja mencari tim berkualitas untuk menghadapi pertandingan. Kami ingin mendapat tekanan dan belajar dari situasi sulit dalam tim itu sendiri," katanya.
Lewat laga uji coba ini, dia ingin agar Timnas U-22 bisa mendapat lebih baik.
"Kami merasakan sejak pertandingan melawan Bhayangkara, kami mendapat hasil lebih baik, seperti melawan Arema, sudah menunjukkan perkembangan positif," ungkapnya.
(mdk/end)