LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEPAKBOLA

'Jimat' Keberhasilan Maroko di Piala Dunia 2022, Hindari Pacar Dekati Orang Tua

Maroko bukanlah favorit di Piala Dunia kali ini, tetapi dengan mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak 1986, tentu berhasil menggetarkan hati para penggemar selain keluarga mereka. Kehadiran suporter juga diakui sebagai tambahan energi bagi mereka untuk menang.

2022-12-07 16:11:52
Piala Dunia
Advertisement

Timnas Maroko secara mengejutkan maju ke perempatfinal Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Spanyol di babak 16 besar, Selasa (7/12). Penampilan mereka saat penyisihan juga positif. Lalu, apa kunci yang membuat keberhasilan mereka hngga maju ke fase berikutnya?

Pelatih Maroko, Walid Reragui mengungkapkan, anggota keluarga setiap pemain didaftarkan layaknya skuad Timnas Maroko saat melakukan perjalanan ke Qatar. Karenanya, mereka mendapatkan fasilitas eksekutif dari Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) untuk menyaksikan langsung permainan pemain 'Singa Atlas'.

Pemandangan ini tentu berbeda jika dibandingkan dengan tim-tim lain yang biasa membawa kekasihnya di piala dunia. Tidak ada yang salah, namun Reragui memilih keluarga untuk mendampingi anak asuhnya, khususnya orang tua.

Advertisement

Orang Tua Menjadi Kekuatan

©FADEL SENNA/AFP

Advertisement

Reragui percaya kehadiran keluarga apalagi orang tua bisa membuat semangat para pemain. Kehangatan keluarga yang dibangun mampu menjadi energi tambahan untuk anak asuhnya.

Benar saja, pusat penginapan Timnas Maroko di Wyndham Doha West Bay terlihat seperti perkemahan keluarga. Di sana para keluarga pemain diizinkan untuk mengunjungi.

“Sepanjang karirnya sebagai pemain dan sebagai pelatih, saya tidak pernah bepergian untuk menontonnya,” kata Fatima, ibu Walid kepada saluran olahraga Maroko, Arriyadia seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (7/12).

"Saya telah tinggal di Prancis selama lebih dari 50 tahun dan ini adalah kompetisi pertama saya meninggalkan Paris," tambahnya.

Pemandangan 'hangat' lainnya ditunjukkan orang tua gelandang Maroko, Abdelhamid Sabiri. Sembari membawa kamera, dirinya menghabiskan beberapa hari berkeliling hotel, memfoto objek menarik bersama Hakim Ziyech, kiper Yassine Bono, dan Reragui.

Setiap kali mikrofon televisi disodorkan ke wajah mereka, orang tua yang bangga dari para pemain Maroko menceritakan tentang anak-anak mereka dan bagaimana mereka menganggap semua "anak laki-laki" di skuad sebagai milik mereka sendiri.

"Kesuksesan kami tidak mungkin tanpa kebahagiaan orang tua kami," ujar Reragui.

Kehangatan keluarga di Timnas Maroko mampu mencuri perhatian, terlihat saat Hakim menemui ibunya usai melawan Belgia maupun Spanyol.

Pelukan dan cubitan pipi mereka menjadi viral di seluruh platform media sosial. Pesepakbola berusia 24 tahun itu kemudian memposting foto di Instagram miliknya dan menulis: "I love you, Mom."

Dukungan Fans

Maroko bukanlah favorit di Piala Dunia kali ini, tetapi dengan mencapai babak 8 besar untuk pertama kalinya sejak 1986, tentu berhasil menggetarkan hati para penggemar selain keluarga mereka.

Kehadiran suporter juga diakui sebagai tambahan energi bagi mereka untuk menang. Apalagi, pendukung Qatar juga ikut militan mendukung mereka.

Harapannya, dukungan suporter bisa ikut membuat ciut nyali lawannya.

(mdk/hrs)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.